Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RAHMI HIDAYATI, PENGEMBANGAN SOAL SETARA AKM DENGAN KONTEKS SOSIAL BUDAYA KONTEN GEOMETRI DAN PENGUKURAN UNTUK MELATIH NUMERASI PESERTA DIDIK. Banda Aceh Fakultas KIP Matematika,2022

Tingkat pendidikan indonesia dilihat dari hasil survei pisa berada diurutan terbawah. hal ini menunjukkan perkembangan pendidikan indonesia jauh tertinggal, sehingga dirasa perlu melaksanakan pemetaan kualitas pendidikan secara keseluruhan. kemendikbud secara resmi melaksanakan assesmen nasional yang terdiri dari survei karakter, survei lingkungan sekolah, dan assesmen kompetensi minimal. salah satu kompetensi yang diukur pada akm ialah numerasi. mempersiapkan peserta didik menghadapi akm merupakan tantangan bagi tenaga pendidik. peserta didik belum memiliki persiapan yang matang dan masih merasa asing dengan soal akm karena ketersediaannya yang masih terbatas, sedangkan akm sudah dilaksanakan. oleh sebab itu, perlu disediakan soal setara akm yang dapat digunakan guru untuk melatih numerasi peserta didik. penelitian ini bertujuan menghasilkan soal setara akm dengan konteks sosial budaya konten geometri dan pengukuran untuk melatih numerasi peserta didik yang memenuhi kriteria valid. penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model tessmer yang dibatasi pada tahapan preliminary, self evaluation, dan expert review saja. sumber data penelitian ini yaitu validator yang merupakan ahli di bidang pendidikan matematika serta akm, dan praktisi yaitu guru matematika di sekolah menegah pertama. instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar pedoman wawancara dan lembar validasi soal. teknik analisis data diadopsi dari tahapan model tessmer yaitu menganalisis kembali referensi yang digunakan dalam pengembangan soal, menganalisis prototype i, dan meyusun kembali pertanyaan-pertanyaan melalui analisis deskriptif berdasarkan catatan validator. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa soal setara akm dengan konteks sosial budaya konten geometri dan pengukuran yang telah dikembangkan sebanyak 15 soal memenuhi kriteria valid dari aspek isi dan konstruk. implikasi penelitian ini yaitu soal- soal yang telah dikembangkan perlu dilakukan uji kualitas soal secara empiris. kata kunci: pengembangan soal, konteks sosial budaya, konten geometri dan pengukuran, numerasi.



Abstract

Indonesia's education level be observed from the results of the PISA survey at the bottom. This matter shows that the development of Indonesian education is far behind, therefore felt necessary to carry out mapping of the quality of education overall. The Ministry of Education officially carry out a National Assessment consisting of a Character Survey, School Environment Survey, and a Minimum Competency Assessment. One of the competencies measured in the AKM is numeracy.Preparing students for AKM is a challenge for educators. Students don’t have proper preparation and feel unfamiliar with AKM questions because their availability is still limited, while AKM has been implemented. Therefore, it is necessary to provide AKM equivalent questions that teachers can use to train students' numeracy. This study aims to produce questions equivalent to AKM with the socio-cultural context of geometry content and measurements to train students' numeracy that meets valid criteria. This research is a Tessmer model development study which is limited to the preliminary, self-evaluation, and expert review stages only.The data sources of this research are validators who are experts in the field of mathematics education, AKM, and practitioners, namely mathematics teachers in junior high schools. The research instrument used was an interview guide sheet and a question validation sheet. The data analysis technique was adopted from the stages of the Tessmer model, that is re-analyzing the references used in developing the questions, analyzing prototype I, and rearranging the questions through descriptive analysis based on the validator's notes. The results of this study indicate that the AKM equivalent questions with the socio-cultural context of geometry content and measurements that 15 questions have been develop fulfill the valid criteria from the content and construct aspects. The implication of this research is the questions that have been developed need to be tested empirically for the quality of the questions. Keywords: Problem Development, Socio-Cultural Context, Geometry and Measurement Content, Numeration.



    SERVICES DESK