Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Rajab Alfaredzi, EVALUASI SIFAT FISIKA TANAH PADA PENGGUNAAN LAHAN MONOKULTUR DAN POLIKULTUR DI KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUPATEN ACEH SELATAN. Banda Aceh Fakultas Pertanian (S1),2022

Rajab alfaredzi. 1605108010040. evaluasi sifat fisika tanah pada penggunaan lahan monokultur dan polikultur di kecamatan labuhan haji kabupaten aceh selatan. di bawah bimbingan khairullah sebagai ketua dan syakur sebagai anggota.¬¬ ringkasan pentingnya pengelolaan pertanian yang benar akan mempengaruhi produksi tanaman dan keadaan ekosistem di sekitarnya. pemilihan pola tanam monokultur maupun polikultur berperan penting dalam proses pembentukan sifat-sifat fisik tanah dan kesesuaian lahan terhadap jenis tanaman yang akan di produksi. sifat fisika tanah yang menjadi objek penelitian ini adalah c-organik, bulk density, stabilitas agregat, laju infiltrasi tanah, dan struktur tanah. sifat-sifat fisik tersebut sangat dipengaruhi oleh bahan organik yang terkandung di dalam tanah. berdasarkan latar belakang tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisika tanah pada penggunaan lahan monokultur dan polikultur di kecamatan labuhan haji kabupaten aceh selatan. penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif yang didasarkan pada pengamatan secara langsung di lapangan. penentuan lokasi penelitian menggunakan satuan peta lahan (spl) dengan menggunakan aplikasi arcgis dengan memasukkan peta jenis tanah, peta kelerengan, dan penggunaan lahan yang selanjutnya di-overlay. hasil evaluasi sifat fisik pada penggunaan lahan monokultur dan polikultur untuk bahan organik pada penggunaan lahan monokultur berkisar 0,37%,1,02% dan 2,12% secara rata-rata 1,17% (rendah) dibandingkan dengan penggunaan lahan polikultur bahan organik berkisar 1,74% dan 2,43% secara rata-rata 2,08% (sedang). bulk density pada monokultur berkisar 1,28 g.cm-3, g.cm-3dan 1,32 g.cm-3 secara rata-rata 1,29 g.cm-3 dengan kategori tinggi dibandingkan dengan polikultur berkisar 1,30 g.cm-3 dan 1,31 g.cm-3 secara rata-rata 1,30 g.cm-3 dengan kategori tinggi. indeks stabilitas agregat tanah pada monokultur berkisar 42,55, 49,47 dan 52,52 secara rata-rata 48,18 dengan kriteria kurang mantap dibandingkan dengan polikultur berkisar 50,24 dan 51,12 secara rata-rata 50,68 dengan kriteria agak mantap. struktur berkisar dari lemah hingga sedang. laju infiltrasi berkisar antara 10-30 mm.jam-1 dengan kategori lambat hingga sedang. berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik tanah pada penggunaan lahan polikultur di kecamatan labuhan haji lebih baik daripada penggunaan lahan monokultur hal ini disebabkan karena biomassa bahan organik pada penggunaan lahan polikultur lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan lahan monokultur.



Abstract

-



    SERVICES DESK