Abstrak tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh car (capital adequacy ratio), ldr (loan to deposits ratio), dan npl (non performing loan), baik secara bersama-sama maupun parsial, terhadap profitabilitas pada perbankan yang terdaftar di bei periode 2009-2013. jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian verificative atau penelitian pengujian hipotesis. dengan menggunakan metode purposive sampling dan unbalanced panel data, terdapat 17 perusahaan perbankan yang sesuai dengan kriteria sampel dengan 85 data observasi. jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang dari situs resmi idx (indonesia stock exhange). analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hipotesis dengan menggunakan program spss (statistical package for social science) 18.0 for windows evolution version. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel car (capital adequacy ratio), ldr (loan to deposits ratio), dan npl (non performing loan) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada perbankan. secara parsial variabel car (capital adequacy ratio) dan npl (non performing loan) berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas. sedangkan variabel ldr (loan to deposits ratio) berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas pada perbankan di bei. kata kunci: car (capital adequacy ratio), ldr (loan to deposits ratio), npl (non performing loan) dan roa (return on assets)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO, LOAN TO DEPOSITS RATIO, DAN NON PERFORMING LOAN TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2013. Banda Aceh Fakultas Ekonomi,2014
Baca Juga : PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO, NON PERFORMING LOAN DAN RENTABILITAS TERHADAP JUMLAH PEMBERIAN KREDIT (STUDI EMPIRIS PADA PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) (Riska, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS MODEL ALTMAN UNTUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN INDUSTRI PERBANKANRNDI BURSA EFEK INDONESIA (Dian Wahyuni, 2025)