Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Henny Rahmawati, UJI DAYA HAMBAT VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TERHADAP PERTUMBUHAN PSEUDOMONAS AERUGINOSA DARI ISOLAT LUKA BAKAR SECARA IN VITRO. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012

Virgin coconut oil (vco) atau minyak kelapa murni, yakni minyak kelapa yang diproses tanpa permanasan, bahan kimiawi, pewarna, ataupun pengawet dan merupakan salah satu obat tradisional yang diduga memiliki daya antibakteri. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri vco dalam menghambat pertumbuhan pseudomonas aeruginosa pada luka bakar. jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan menggunakan rancangan acak lengkap (ral) yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol dengan pengulangan sebanyak 4 kali. perlakuan terdiri dan veo dengan konsentrasi 25%, 50%. 75% dan 100%. kontrol positif digunakan meropenem 10 ug dan kontrol negatif menggunakan aquades. uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram kirby bauer. hasil penelitian menunjukkan bahwa vco dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100%. dapat membentuk zona hambat dengan rata-rata diameter zona harnbai sebesar 0 mm, 0 nun, 0 mrn, dan 6,25 mm.sedangkan rata-rata diameter zona harnbat kelompok kontrol negati r dan positif rnasing-rnasing adalah 0 mm dan 28,25 mm. dari hasil analisis data diperoleh bahwa vco konsentrasi 100% menunjukkan perbedaan yang nyata dalam mengharnbat pertumbuhan pseudomonas aeruginosa dibandingkan kontrol negatif dan positif pada taraf 5%. merujuk pada kategori morales et al (2003), vco 100% hanya mampu menghambat pertumbuhan pseudomonas aeruginosa dengan nilai positif satu sehingga penggunaan vco pada pasien luka bakar fase sub akut tidak dianjurkan. kata kunci: virgin coconut oil (vco), pseudomonas aeruginosa, meropenem, in vitro.



Abstract



    SERVICES DESK