Low back pain (lop) merupakan masalah kesehatan yang lazim dan dapat mengenai semua umur. keluhan lbp pada dewasa muda (15-49 tahun) biasanya cenderung menyebabkan rekuren, kronis, dan keterbatasan beraktivitas. data rsudza banda aceh (2009) menyebutkan lbp pada dewasa rnuda memiliki angka risiko cukup tinggi (0,14). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko lbp yaitu indeks massa tubuh, aktivitas fisik, status merokok, riwayat cedera pinggang, dan status sosioekonomi (tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan), serta melihat hubungannya terhadap kejadian lbp menggunakan uji bivariat (chi-kuadrat) dan mencari fakior yang paling dominan secara multivariat (regresi logistik). desain penelitian adalah analitik menggunakan pendekatan cross sectional. pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total 72 responden. hasil penelitian rnenunjukkan jumlab tertinggi penderita lbp mengalami obesitas i (71,43%), memiliki aktivitas fisik ringan (71,53%), status bukan perokok (56,9%). riwayat cedera pinggang positif (76,47%), pendidikan rendah (8oolo), tingkat pekerjaan rendah (62,5%), serta pendapatan rendah (68,46%). uji chi-kuadrat (lk=95%) memperlihatkan hubungan antara faktor risiko indeks massa tubuh (p=0.032). aktivitas fisik (p=0,020; or=0,280; ik-95%=o,093-0,840), status merokok (p=0,017; or=0,207; ik-95o/0=0,052-0,820), riwayat cedera pinggang (p=0,000; or=9,l 00; ik-95%=3,115-26584), pendidikan (p=
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR RISIKO LOW BACK PAIN PADA PASIEN DEWASA MUDA DI POLIKLINIK SARAF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : PENGETAHUAN PASIEN RAWAT JALAN TENTANG PTERIGIUM DI POLIKLINIK MATA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Muhammad Saidil Charisma, 2016)