Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu kejadian yang jarang (rare), acak (random) dan melibatkan banyak faktor (multi factor event). terdapat tiga faktor utama yang menjadi penyebab kecelakaan secara umum, yaitu faktor manusia (pengemudi dan pejalan kaki), faktor jalan dan lingkungannya dan faktor kendaraan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geometrik, marka, rambu, dan alat penerangan pada ruas jalan tinjauan yang merupakan lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan mengetahui persepsi pengendara kendaraan bermotor yang melintas di ruas jalan tinjauan terkait keselamatan lalu lintas. penelitian ini dilakukan pada tiga segmen ruas jalan banda aceh-medan yaitu di kec. bandar baru (sta 134+500 - sta 135+500), kec. trienggadeng (sta 143+500 - sta 144+500) dan kec. ulim (sta 161+500 - sta 162+500). tahapan yang dilakukan dalam melaksanakan penanganan terhadap lokasi rawan kecelakaan ini mengacu pada highway safety improvement program didalam highway safety manual. terkait persepsi keselamatan lalu lintas diperoleh dari survei kuesioner terhadap 300 responden, yang merupakan masyarakat yang tinggal disekitar ruas jalan tersebut yang memiliki kendaraan dan pengendara yang melintas seperti sopir angkutan umum, truck, dan lainnya. data yang diperoleh dari hasil survei kuesioner diolah dengan metode pca (principal component analysis). hasil dari analisis data diperoleh faktor-faktor yang sangat mempengaruhi kecelakaan menurut persepsi pengendara yaitu mengerem secara mendadak, berbicara saat mengemudi dan pindah jalur secara tiba-tiba. untuk kondisi geometrik jalan diperoleh kondisi sebagian garis marka mulai memudar dan ada yang sudah tidak terlihat, rambu lalu lintas masih sangat minim, alat penerangan jalan belum tersedia. untuk urutan prioritas penanganan sesuai dengan hasil analisa hsm adalah kec. bandar baru (sta 134+500 - sta 135+500), kec. ulim (sta 161+500 - sta 162+500) dan kec. trienggadeng (sta 143+500 - sta 144+500). kata kunci : kecelakaan lalu lintas, analisis keselamatan, pca (principal component analysis), hsm (highway safety manual).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS PERILAKU PENGENDARA, DEFISIENSI INFRASTRUKTUR DAN FASILITAS KESELAMATAN PADA JALAN NASIONAL DI KABUPATEN PIDIE JAYA. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2022
Baca Juga : KAJIAN EVALUASI KESELAMATAN INFRASTRUKTUR JALAN UNTUK MENGURANGI POTENSI TERJADINYA KECELAKAAN BERKENDARAAN (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR PROV. ACEH BATAS KOTA BANDA ACEH - KM.77) (Amri Mirza, 2015)
Abstract
Traffic crashes are rare, random, and multi-factor events caused by three main factors, namely humans (drivers and pedestrians), roads, and vehicles. This research aimed to determine the geometric conditions, markings, signs, and lighting equipment for priority analysis of handling crash-prone segments. The purpose of this study is to determine the geometric conditions, markings, signs, and lighting devices on the review road sections which are accident-prone locations and find out the perceptions of motorists passing on the review road sections related to traffic safety. It was conducted on three segments of the Banda Aceh-Medan road, namely Bandar Baru (STA 134+500 - STA 135+500), Trienggadeng (STA 143+500 - STA 144+500), and Ulim (STA 161+500 - STA 162+500) Subdistricts. The steps taken in handling these crash-prone locations referred to the Highway Safety Improvement Program Manual. Regarding the perception of traffic safety, it was obtained from a questionnaire survey of 300 respondents, who are people living around this section of the road who have vehicles and passing motorists such as public transportation drivers, trucks, and others. The data obtained from the results of the questionnaire survey were processed using the PCA (Principal Component Analysis) method. The result showed that some road markings are starting to fade, others are no longer visible, traffic signs are still very minimal, and street lighting equipment is unavailable. Therefore, the priority for handling crash-prone areas in Pidie Jaya Regency should be in the following sequence, Bandar Baru (STA 134+500 - STA 135+500), Ulim (STA 161+500 - STA 162+500), and Trienggadeng (STA 143+500 - STA 144+500). Keywords: Traffic crashes, safety analysis, highway safety manual, the priority of handling
Baca Juga : KESELAMATAN PEJALAN KAKI ANAK-ANAK DI ZONA SEKOLAH (STUDI KASUS: SDN 3 KOTA BANDA ACEH DAN SDN 16 KOTA BANDA ACEH) (Wiffa Al Faiqa, 2024)