Abstrak. cabai termasuk ke dalam salah satu jenis tanaman hortikultura unggulan di indonesia, dengan areal pertanaman terluas di antara tanaman sayuran lainnya. buah cabai memiliki banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti karbohidrat, lemak, protein, kalsium, vitamin a, vitamin b1, dan vitamin c. terdapat dua jenis cabai yang umumnya dibudidayakax oleh petani di indonesia, yaitu cabai besar atau keriting dan cabai rawit. terdapat banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya produksi cabai di indonesia diantaranya adalah belum banyaknya petani yang menggunakan varietas cabai yang memiliki daya hasil tinggi, kurangnya tersedia benih yang berkualitas, penerapan teknologi budidaya yang kurang sesuai dan penangganan pasca panen yang kurang optimal serta banyaknya tanaman yang terserang hama penyakit. penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui kesesuaian lahan di aceh terhadap cabai keriting ipb dan untuk meningkatkan produksi cabai yang lebih tinggi. penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan dua sektor timur, fakultas pertanian, universitas syiah kuala darussalam, banda aceh pada januari sampai dengan juni 2022. pengamatan hasil produksi penelitian dilakukan di laboratorium genetika dan pemuliaan tanaman fakultas pertanian, universitas syiah kuala darussalam banda aceh. varietas perintis digunakan sebagai varietas pembanding terhadap beberapa genotipe uji yang digunakan, yaitu genotipe f10 120005-141-16-35-1-3-2-7, f10 120005-141-16-35-1-4-3-6, dan f10 120005-241-2-9-4-4-1-5. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) non faktorial dengan analisis beda nyata jujur (bnj). f10 120005-141-16-35-1-3-2-7 memiliki tinggi tanaman, lebar daun, diameter buah, tebal daging buah, bobot per buah, bobot 1000 biji terbaik dan memiliki umur berbunga dan panen yang lebih genjah dibandingkan dengan genotipe uji lainnya. genotipe f10 120005-141-16-35-1-4-3-6 memiliki buah terpanjang. genotipr f10 120005-241-2-9-4-4-1-5 memiliki bobot total buah per tanaman dan produktivitas tertinggi dibandingkan dengan genotipe lainnya. kata kunci : perintis, varietas, pembanding
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENDUGAAN PARAMETER GENETIK PADA BEBERAPA GENOTIPE CABAI KERITING (CAPSICUM ANNUUM L.) IPB DI ACEH. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2022
Baca Juga : PENDUGAAN PARAMETER GENETIK BEBERAPA GENOTIPE TANAMAN CABAI BESAR (CAPSIUM ANNUUM L.) IPD DI ACEH (ASWAD, 2022)
Abstract
Abstract. Chili is one of the leading horticultural crops in Indonesia, with the largest planted area among other vegetable crops. Chili fruit contains many nutrients needed by the body such as carbohydrates, fat, protein, calcium, vitamin A, vitamin B1, and vitamin C. There are two types of chili that are generally cultivated by farmers in Indonesia, namely large or curly chilies and cayenne pepper. There are many factors that influence the low production of chili in Indonesia, including not many farmers who use chili varieties that have high yields, lack of available quality seeds, application of cultivation technology that is not suitable and post-harvest handling that is less than optimal and the number of plants that are attacked by pests disease.This research needs to be done to determine the suitability of land in Aceh for IPB's curly chili and to increase the production of higher chilies. This research was conducted at the Experimental Garden of the Eastern Two Sectors, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala Darussalam University, Banda Aceh from January to June 2022. Observations of research production were carried out at the Laboratory of Genetics and Plant Breeding, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala Darussalam University, Banda Aceh. The Pioneer variety was used as a comparison variety for several of the test genotypes used, namely genotypes F10 120005-141-16-35-1-3-2-7, F10 120005-141-16-35-1-4-3-6, and F10 120005-241-2-9-4-4-1-5. This study used a non-factorial Randomized Block Design (RAK) with Honest Significant Difference (BNJ) analysis. F10 120005-141-16-35-1-3-2-7 has plant height, leaf width, fruit diameter, flesh thickness, weight per fruit, weight of 1000 seeds and, flowering and harvesting age which is moreearly than the test genotype. others and comparisons. Genotype F10 120005-141-16-35-1-4-3-6 had the longest fruit. Genotype F10 120005-241-2-9-4-4-1-5 had the best total fruit weight per plant and the best productivity compared to other genotypes. Keywords: Pioneers, Varieties, Comparison
Baca Juga : UJI KETAHANAN BEBERAPA GENOTIPE CABAI (CAPSICUUM ANNUUM L.) HASIL HIBRIDISASI TERHADAP SERANGAN BEGOMOVIRUS (DESSY WULANDARI, 2022)