Sukrosa atau sakarosa. yang biasa terdapat dalam buah, sayuran dan madu dinamakan juga gula tebu atau gula merah. secara komersial gula pasir terdiri dari 99% sukrosa. serbuk sukrosa sangat efektif menyembuhkan luka bernanah karena bersifat hyperosmol dan higroskopis. dikatakan bersifat hyperosmol karena gula mampu menyerap air sehingga bakteri yang terkandung pada luka itu otomatis ikut terserap. bersifat higroskopis karena mampu menarik dan membunuh bakteri. perpaduan kinerja kedua zat ini mampu menghilangkan bakteri penghambat proses penyembuhan pada iuka bernanah. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi perawat dan dokter tentang penggunaan serbuk sukrosa (gula pasir) dalam perawatan luka bernanah di ruang rawat bedah rsud-za banda aceh tahun 2008. desain penelitian ini adalah deskriptif exploratif dengan tehnik pengambilan sampel puposive sampling yang berjumlah 25 orang. pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 1 juli -10 juli 2008. analisa data dilakukan dengan analisa data univariat. hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar persepsi responden tentang penggunaan serbuk sukrosa dalam perawatan iuka bemanah di ruang rawat bedah rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh tahun 2008 pada kategori negatif (52%). berdasarkan hasil penelitian penyebab persepsi negatif tersebut adalah karena sosialisasi tentang penggunaan tersebut. dengan hasil ini direkomendasikan pengadaan seminar, simposium atau temu diskusi imiah tentang penggunaan sukrosa untuk penyembuhan luka bernanah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PERSEPSI PERAWAT DAN DOKTER TENTANG PENGGUNAAN SERBUK SUKROSA (GULA PASIR) DALAM PERAWATAN LUKA BERNANAH DI RUANG RAWAT BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAHRNDR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2008. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,
Baca Juga : STUDI KOMPARATIF PEMENUHAN SPIRITUAL PASIEN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM PRIA DAN WANITA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (RIZATUL HUSNA, 2015)