Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Alma Alfatat, ANALISIS KERENTANAN PESISIR WILAYAH SABANG DI TINJAU DARI PARAMETER HIDRO-OSEANOGRAFI. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2022

Telah dilakukan penelitian tentang indeks kerentanan pesisir di tinjau dari parameter hidro-oseonografi dengan studi khasusunya dilakukan di wilayah pulau sabang yang berlangsung dari bulan januari hingga juni 2022. penelitian ini bertujuan untuk menilai indeks kerentanan pesisir di wilayah pulau sabang berdasarkan parameter hidrooseonografi. metode yang digunakan adalah coastal vulnerability indeks (cvi) dengan lima variabel oseanografi yaitu kemiringan, salinitas, pasang surut, kenaikan muka laut dan tinggi gelombang signifikan pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan lansung di lapangan dan pengambilan data skunder pada beberapa situs yang berwenang. hasil penelitian ini menunjukan bahwa pesisir wilayah pulau sabang di golongkan kedalam tingkat kerentanan tidak rentan dan kurang rentan dengan nilai cvi berkisar antara 0 – 10 memiliki kerentanan tidak rentan 53,8 km (55,95 %) yang mendominasi pada kecamatan sukarya dan untuk kelas tidak rentan 48 km (44,05%) yang mendominasi kecamatan sukajaya hal tersebut karena wilayah sabang memiliki kenikaikan muka laut yang tidak tinggi yaitu 2,3 cm/tahun dan salinitas pada air sumur yang masih normal sehingga masih aman untuk digunakan untuk kehidupan sehari-hari oleh masyarakat pesisir di wilayah pulau sabang. kata kunci : coastal vulnerability indeks, parameter hidro-oseonografi, pesisir



Abstract

Research has been carried out on the coastal vulnerability index in terms of hydropoceonographic parameters with a typical study carried out in the Sabang Island area which takes place from January to June 2022. This study aims to assess the coastal vulnerability index in the Sabang Island area based on hydro-oceonographic parameters. The method used is the Coastal Vulnerability Index (CVI) with five oceanographic variables, namely slope, salinity, tides, sea level rise and significant wave height. Data collection is carried out by direct collection in the field and secondary data collection at several authorized sites. The results of this study indicate that the coastal area of Sabang Island is classified into the level of vulnerability not vulnerable and less vulnerable with a CVI value ranging from 0-10 having a vulnerability not vulnerable to 53.8 km (55.95%) which dominates in Sukarya District and for classes not vulnerable. This is because the area of Sabang has a low sea level rise of 2.3 cm/year and the salinity in well water is still normal so it is still safe to use for daily life. by coastal communities on the island of Sabang. Keyword : coastal vulnerability indeks, hidro-oseonographic,coast



    SERVICES DESK