Jumlah kasus yang masih terus bertambah dan penyebaran virus yang sangat cepat mengindikasikan betapa mudahnya virus covid-19 menyerang manusia. pegawai pdam memiliki kontribusi dalam memutus mata rantai penularan karena besarnya mobilitas serta interaksi sosial umumnya disebabkan aktivitas kerja, sehingga penting untuk meningkatkan kesadaran mereka akan pandemi covid-19. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan pencegahan covid-19 pada pegawai pdam tirtanadi cabang medan kota. jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh pegawai di pdam tirtanadi cabang medan kota yang terdiri atas 52 pegawai. pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling dengan metode purposive sampling. penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah divalidasi dan disebar secara online melalui google forms. analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi spearman. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 69,2% pegawai memiliki pengetahuan yang baik, 82,7% pegawai memiliki sikap yang baik, 71,2% pegawai memiliki perilaku pencegahan yang baik, analisis hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan covid-19 mendapatkan nilai r = 0,372 dan p = 0,007 serta analisis hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan covid-19 mendapatkan nilai r = 0,422 dan p = 0,002. kesimpulan penelitian adalah pegawai di pdam tirtanadi cabang medan kota memiliki pengetahuan yang baik, sikap yang baik, dan perilaku pencegahan yang baik, serta terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan covid-19. rekomendasi pada penelitian ini adalah pdam tirtanadi cabang medan kota tetap meningkatkan promosi pencegahan covid-19 di lingkungan kerja.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PENCEGAHAN COVID-19 PADA PEGAWAI PDAM TIRTANADI CABANG MEDAN KOTA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 (PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA) (MUHAMMAD RIZQI MAULANA FATAH, 2021)
Abstract
The number of cases that continues to grow and the very fast spread of the virus indicates how easily the COVID-19 virus attacks humans. PDAM employees have a contribution in breaking the chain of transmission because the large amount of mobility and social interaction is generally caused by work activities, so it is important to increase their awareness of the COVID-19 pandemic. This study aims to determine the correlation between knowledge and attitudes with COVID-19 prevention in PDAM Tirtanadi Medan Kota Branch employees. The research study design is an analytical observational survey using a cross sectional approach. The sample used in this study are all employees in PDAM Tirtanadi Medan Kota Branch consisted of 52 employees. Sampling was carried out by non-probability sampling with purposive sampling method. This study uses a questionnaire that has been validated and distributed online through Google Forms. Data analysis in this study used the Spearman correlation analysis. The results showed that 69.2% of employees had good knowledge, 84.6% of employees had good attitudes, 71.2% of employees had good preventive behavior, analysis of the correlation between knowledge and COVID-19 prevention behavior got a value of r = 0.372 and p = 0.007 and an analysis of the correlation between attitudes and COVID-19 prevention behavior got a value of r = 0.422 and p = 0.002. The conclusion of the study is that employees in PDAM Tirtanadi Medan Kota Branch have good knowledge, good attitudes, and good preventive behavior, and there is a correlation between knowledge and attitudes towards COVID-19 prevention behavior. The recommendation in this study is that PDAM Tirtanadi Medan Kota Branch continues to increase the promotion of COVID-19 prevention in the workplace.
Baca Juga : HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP ORANG TUA TERHADAP VAKSIN COVID-19 PADA ANAK DI KOTA BANDA ACEH (AZIMAH, 2023)