Siput bakau merupakan jenis spesies yang habitatnya ada di ekosistem mangrove yang hidupnya menempel di pohon mangrove atau tersebar di permukaan substrat. telah dilakukan penelitian tentang hubungan kelimpahan siput bakau (cerithidea sp.) dengan kerapatan mangrove di kawasan mangrove banda aceh dan aceh besar. tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi jenis, pola sebaran dan kelimpahan siput bakau (cerithidea sp.) serta hubungannya dengan kerapatan mangrove, fisika-kimia perairan dan tanah dan fraksi substrat di kawasan mangrove banda aceh dan aceh besar. penentuan lokasi penelitian penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling. sampel tersebut merupakan sampel yang di ambil dari 5 stasiun yaitu stasiun 1 di ujong pancu, stasiun 2 di hutan kota, stasiun 3 di alue naga, stasiun 4 di kajhu lam ujong, dan stasiun 5 di desa brandeh. hasil penelitian ini ditemukan satu jenis spesies cerithidea cingulata dengan kelimpahan tertinggi terdapat pada stasiun 1 yaitu 18 ind/m² dan kelimpahan terendah pada stasiun 5 yaitu 10 ind/m² sedangkan stasiun lain menunjukkan nilai yang relatif tinggi yaitu pada stasiun 2, stasiun 3 dan stasiun 5 menunjukkan nilai kelimpahan siput bakau masing-masing sebesar 15,67 ind/m², 13 ind/m² dan 14,67 ind/m² dengan pola sebaran seragam pada setiap stasiun. hubungan kerapatan mangrove dengan kelimpahan siput bakau menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan yang ditandai dengan nilai psig. yang lebih besar dari 0,05 dan memiliki hubungan yang positif antara kerapatan pohon mangrove dengan kelimpahan siput bakau jika dilihat dari nilai korelasi pearson. hal ini juga terjadi pada korelasi fisika-kimia perairan dan tanah dan fraksi substrat jika di lihat dari nilai psig. > 0,05 yang mana tidak adanya pengaruh yang signifikan antara kelimpahan siput bakau dengan fiiska-kimia perairan dan substrat namun memiliki hubungan yang positif jika dilihat dari nilai korelasi pearson. kata kunci : siput bakau, kelimpahan, mangrove, kerapatan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KELIMPAHAN SIPUT BAKAU (CERITHIDEA SP.) DENGAN KERAPATAN MANGROVE DI KAWASAN MANGROVE DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2022
Baca Juga : STUDI KEBIASAAN MAKAN KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA FORSKAL, 1775) DI KAWASAN MANGROVE ACEH BESAR DAN BANDA ACEH (NABILA FIRYAL, 2023)
Abstract
Mangrove snails are species which is inhabit in the mangrove ecosystem, which lives attached to mangrove trees or scattered on the surface of the substrate. Research has been carried out on the relationship between the abundance of mangrove snails (Cerithidea sp.) and the density of mangroves in the mangrove areas of Banda Aceh and Aceh Besar. The purpose of this study was to identify the species, distribution pattern and abundance of mangrove snails (Cerithidea sp.) and their relationship to mangrove density, water and soil physico-chemistry and substrate fraction in the mangrove areas of Banda Aceh and Aceh Besar. Determination of the location of research research is done by purposive sampling method. The sample was taken from 5 stations, namely station 1 in Ujong Pancu, station 2 in Hutan Kota, station 3 in Alue Naga, station 4 in Kajhu Lam Ujong, and station 5 in Brandeh Village. The results of this study found one species of Cerithidea cingulata with the highest abundance found at station 1, namely 18 ind/² and the lowest abundance at station 5, which was 10 ind/m², while other stations showed relatively high values, namely at station 2, station 3 and station 5. showed the abundance of mangrove snails of 15.67 ind/m², 13 ind/m² and 14.67 ind/m², respectively, with a uniform distribution pattern at each station. The relationship between mangrove density and the abundance of mangrove snails showed no significant effect, indicated by the PSig. > 0.05 and has a positive relationship between the density of mangrove trees and the abundance of mangrove snails when viewed from the Pearson correlation value. This also occurs in the physico-chemical correlation of water and soil and the substrate fraction when viewed from the PSig. > 0.05 which means that there is no significant effect between the abundance of mangrove snails with the physics-chemistry of waters and substrates. Keywords: Mangrove snail, abundance, mangrove, density