Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MASTALIJAR, POLA LEMBAGA DAKWAH KAMPUS (LDK) DALAM PENCEGAHAN PAHAM RADIKALISME DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas FKIP,2022

Penelitian ini tentang pola lembaga dakwah kampus (ldk) dalam pencegahan paham radikalisme dikalangan mahasiswa universitas syiah kuala merupakan gambaran umum dimana radikalisme tidak berbahaya selama hanya dalam bentuk pemikiran ideologis dalam dirinya. penelitian ini bertujuan (1) mengetahui persepsi ldk terhadap radikalisme, (2) mendeskripsikan pola yang di lakukan ldk dalam pencegahan paham radikalisme di kalangan mahasiswa universitas syiah kuala. pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. sumber data dalam penelitian ini adalah ketua ldk, sekretaris ldk, bendahara ldk dan 5 orang ketua departemen bidang ldk. teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi.berdasarkan analisis data ini menunjukan bahwa persepsi pengurus ldk terhadap paham radikalisme sebagai keinginan perubahan sistem di suatu negara karena memiliki sifat yang tertutup dan anti sosial sehingga memberikan hal-hal yang tidak baik yang di sebabkan oleh tertutupnya ruang diskusi serta kurangnya pemahaman, sehingga pola ldk dalam mengantisipasi radikalisme dengan mengajarkan hal-hal yang baik dan membuat kegiatan dalam pencegahan radikalisme, pada program pencegahan radikalisme melibatkan seluruh bidang-bidang ldk untuk menolak dan menyebarkan kebaikan kemudian pola pikir dan pemahaman yang menciptakan ruang sempit dalam berpikir, tidak adanya akomodasi, dan kompromi, oleh karena itu radikalisme diangap menyalahi nilai-nilai keislaman dan jika dilakukan sapat merusak persatuan dan kesatuan, sehingga keberadaan radikalisme di lingkungan usk sudah dianggap melanggar ketentuan kampus sehingga keberadaan dilarang oleh pihak usk dengan adanya larangan tersebut hingga saat ini belum ditemukan kasus radikalisme di kalangan mahasiswa usk tersebut. simpulan dari penelitian ini pola yang dilakukan oleh ldk dalam mencegah radikalisme dengan mengajarkan hal-hal baik dan membuat kegiatan yang melibatkan seluruh bidang ldk dan terus menyebarkan kebaikan. bagi pengurus ldk mereka harus tetap memberikan kajian-kajian keislaman yang baik bagi para anggota ldk dan mahasiswa bisa memahami paham-paham yang baik yang berkembang di kalangan mahasiswa universitas syiah kuala.



Abstract

This research on the pattern of the Campus Da'wah Institution (LDK) in preventing radicalism among students of Syiah Kuala University is a general picture where radicalism is not dangerous as long as it is only in the form of ideological thoughts in itself. This study aims to (1) determine LDK's perception of radicalism, (2) describe the pattern that LDK does in preventing radicalism among students at Syiah Kuala University. The approach used is a qualitative approach. The sources of data in this study were the head of the LDK, the secretary of the LDK, the treasurer of the LDK and 5 heads of the department of LDK. Data collection techniques using interviews and documentation. Based on this data analysis, it shows that the LDK management's perception of radicalism is the desire for system change in a country because it has a closed and anti-social nature so that it gives bad things caused by the closed discussion room. as well as a lack of understanding, so that the LDK pattern in anticipating radicalism by teaching good things and making activities in preventing radicalism, the radicalism prevention program involves all fields of LDK to reject and spread goodness then mindset and understanding that creates a narrow space in thinking , the absence of accommodation, and compromise, therefore radicalism is considered to violate Islamic values ​​and if it is carried out it can damage unity and integrity, so that the existence of radicalism in the USK environment is considered a violation of campus regulations so that its existence is prohibited by USK's side, with the prohibition, so far, no cases of radicalism have been found among USK students. The conclusion of this research is the pattern taken by LDK in preventing radicalism by teaching good things and making activities that involve all fields of LDK and continue to spread goodness. For LDK administrators, they must continue to provide good Islamic studies for LDK members and students to understand the good ideas that have developed among Syiah Kuala University students.



    SERVICES DESK