Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Roba Nurza, PENERIMAAN KONSUMEN TERHADAP KERUPUK BIJI KLUWIH (ARTOCARPUS CAMANSI) DENGAN PENAMBAHAN UDANG REBON. Banda Aceh Fakultas KIP,2022

Roba nurza (2022). penerimaan konsumen terhadap kerupuk biji kluwih (artocarpus camansi) dengan penambahan udang rebon. tanaman kluwih dapat hidup dan mudah ditemukan di negara yang beriklim tropis seperti indonesia. biji kluwih dapat diolah menjadi salah satu bahan pangan alternatif karena mengandung sumber pati yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resep standar, karakteristik organoleptik dan penerimaan konsumen terhadap kerupuk biji kluwih dengan penambahan udang rebon. penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (ral) yang terdiri atas 3 perlakuan dengan 3 kali pengulangan. penggunaan tepung biji kluwih yaitu 30%, 33% dan 36%. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu uji pengamatan (sensory evaluation) yang diujikan kepada 4 orang dosen tata boga pkk fkip usk sebagai panelis narasumber dan uji penerimaan (acceptability test) dilakukan kepada 30 mahasiswa fkip usk sebagai panelis konsumen. teknik analisis data menggunakan lsd (least significant different) dengan taraf signifikan 0,05. berdasarkan hasil uji organoleptik diketahui resep standar terhadap kerupuk biji kluwih dengan penambahan udang rebon yang disukai panelis narasumber adalah pada perlakuan (kbur2) menggunakan 60 gram (33%) tepung biji kluwih mendapat nilai tertinggi untuk warna 22,6 karena memiliki warna yang agak cerah, untuk tekstur dan rasa memiliki nilai tertinggi yang sama yaitu 22,5 dengan tekstur yang renyah dan rasa yang umami, sedangkan untuk aroma yang disukai adalah pada perlakuan (kbur3) menggunakan 80 gram (33%) tepung biji kluwih mendapat nilai tertinggi 21,8 karena memiliki aroma yang harum. selanjutnya untuk uji penerimaan, konsumen lebih menyukai kerupuk biji kluwih dengan penambahan udang rebon pada perlakuan (kbur2) dengan menggunakan 60 gram (33%) tepung biji kluwih, karena memiliki warna yang agak cerah, aroma yang harum, tekstur yang renyah dan rasa yang umami dengan nilai tertinggi secara berturut-turut 3,9, 4,16, 4,1 dan 4,3. ada pengaruh terhadap karakteristik organoleptik dan tingkat kesukaan konsumen pada kerupuk biji kluwih dengan penambahan udang rebon. dengan demikian h0 ditolak dan hi diterima. kata kunci : konsumen, tepung kluwih, kerupuk



Abstract

Roba Nurza (2022). Consumer Acceptance of Kluwih Seed Crackers (Artocarpus camansi) With the Addition of Rebon Shrimp. Kluwih plants can live and are easily found in tropical countries such as Indonesia. Kluwih seeds can be processed into one of the alternative food ingredients because they contain a source of starch that is beneficial for the health of the body. This study aims to determine the standard recipe, organoleptic characteristics and consumer acceptance of kluwih seed crackers with the addition of rebon shrimp. This research is an experimental research using Completely Randomized Design (CRD) method which consists of 3 treatments with 3 repetitions. The use of kluwih seed flour is 30%, 33% and 36%. The data collection technique used was an observation test (Sensory Evaluation) which was tested on 4 PKK FKIP USK Catering lecturers as resource panelists and an acceptance test (Acceptability Test) was conducted on 30 FKIP USK students as consumer panelists. The data analysis technique used LSD (Least Significant Different) with a significant level of 0.05. Based on the results of the organoleptic test, it is known that the standard recipe for kluwih seed crackers with the addition of rebon shrimp which is preferred by the resource panelists is the treatment (KBUR2) using 60 grams (33%) of kluwih seed flour gets the highest score for color 22.6 because it has a rather bright color, for texture and taste it has the same highest value, which is 22.5 with a crunchy texture and umami taste, while for the preferred aroma is the treatment (KBUR3) using 80 grams (33%) of kluwih seed flour gets the highest score of 21.8 because has a fragrant aroma. Furthermore, for the acceptance test, consumers prefer kluwih seed crackers with the addition of rebon shrimp in the treatment (KBUR2) using 60 grams (33%) of kluwih seed flour, because it has a slightly bright color, fragrant aroma, crunchy texture and umami taste. with the highest scores respectively 3.9, 4.16, 4.1 and 4.3. There is an effect on the organoleptic characteristics and the level of consumer preference for kluwih seed crackers with the addition of rebon shrimp. Thus H0 is rejected and Hi is accepted. Keywords: Consumers, Kluwih Flour, Crackers



    SERVICES DESK