Kedelai (glycine max (l) merril) merupakan tanaman polong-polongan yang banyak digunakan sebagai bahan pangan di indonesia. pada penelitian ini digunakan tiga varietas benih kedelai yaitu varietas anjasmoro, argomulyo dan grobogan. ada dua percobaan yang diteliti dalam penelitian ini, percobaan pertama penyimpanan benih dan percobaan kedua adalah pengusangan cepat dengan perendaman benih ke dalam etanol 2%. kedua percobaan menggunakan rancangan acak pola faktorial 3x5 dengan 3 ulangan. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium ilmu dan teknologi benih dari bulan januari sampai dengan mei 2022. kemudian disusun model pendugaan vigor daya simpan benih kedelai dengan suatu persamaan regresi yaitu y = a+bx. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu perendaman yang efektif pada metode pengusangan cepat secara kimiawi dengan penggunaan etanol 2% terhadap tiga varietas benih kedelai. kemudian untuk mengetahui adanya hubungan antara lamanya penyimpanan dan waktu perendaman terhadap vigor daya simpan benih kedelai. hasil penelitian menunjukkan bahwa pendugaan vigor daya simpan cenderung tertinggi terdapat pada waktu perendaman 120 menit dan periode simpan 3 bulan. adanya hubungan antara periode simpan 3 bulan dan waktu perendaman 120 menit dalam etanol 2% dengan nilai korelasi 0,98 dan nilai koefisien determinasi 0,98 yang menunjukkan keeratan hubungan antara kedua faktor tersebut. kata kunci : devigorasi, deteriorasi, korelasi, regresi, persamaan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
METODE PENGUSANGAN CEPAT MENGGUNAKAN ETANOL TERHADAP RNPENDUGAAN VIGOR DAYA SIMPAN BEBERAPA VARIETASRNBENIH KEDELAI (GLYCINE MAX (L) MERRIL). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2022
Baca Juga : PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK KUNYIT DAN LAMA INKUBASI (PRIMING) TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERILL) (Dewi Junita, 2014)
Abstract
Soybean (Glycine max (L) Merril) is a legume plant that is widely used as food in Indonesia. In this study, three varieties of soybean seeds were used, namely Anjasmoro, Argomulyo and Grobogan varieties. There were two experiments investigated in this study, the first experiment was seed storage. The second experiment was rapid aging by immersing the seeds in 2% ethanol. Both experiments used a 3x5 Completely Randomized Design (CRD) with 3 replications. This research was conducted at The Seed Science and Technology Laboratory from January to May 2022. Then a model for estimating the vigor of soybean seed storability was developed with a regression equation, namely y = a+bx. The aim of this study was to obtain an effective soaking time in the chemical rapid aging method using 2% ethanol for three varieties of soybean seeds. Then to find out the relationship between storage time and soaking time on the vigor of soybean seed storability. The results showed that the estimation of shelflife vigor tends to occur at a time of immersion of 120 minutes and a storage period of 3 months. There is a relationship between a 3-month storage period and an immersion time of 120 minutes in 2% ethanol with a correlation value of 0.98 and a coefficient of determination of 0.98 which indicates the relationship between these two factors. Keywords : devigoration, deterioration, correlation, regression, equation