Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AL IRSYAD GANI, PENERTIBAN YANG DILAKUKAN OLEH SATUAN POLISIRNPAMONG PRAJA TERHADAP PELAKU USAHA WARUNG KOPIRNYANG MELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN RNDIMASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019RNDI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh FakultasHukum,2022

Abstrak aal irsyad gani 2022 penertiban yang dilakukan oleh satuan polisi pamong praja terhadap pelaku usaha warung kopi yang melanggar protokol kesehatan dimasa pandemi corona virus disease 2019 di kota banda aceh fakultas hukum universitas syiah kuala (vi, 64), pp., bibl. (dr. suhaimi, s.h., m.hum.) menurut pasal 8 ayat (2) peraturan walikota banda aceh nomor 45 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 (covid-19) di kota banda aceh, sebagaimana telah diubah dengan peraturan walikota banda aceh nomor 51 tahun 2020, bahwa pelaku usaha dan pengelola, penyelenggara, atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar protokol kesehatan dapat dikenakan sanksi berupa denda administratif, penghentian sementara operasional usaha dan/atau pencabutan izin usaha. namun dalam prakteknya, beberapa tempat fasilitas umum seperti warung kopi di wilayah kota banda aceh, penerapan sanksi tersebut belum terlaksana dengan baik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan efektivitas penertiban yang dilakukan satuan polisi pamong praja (satpol pp) terhadap pengusaha warung kopi yang melanggar protokol kesehatan di masa pandemi corona virus disease 2019 (covid-19) di kota banda aceh, upaya dan kendala dalam melakukan penertiban oleh satpol pp kota banda aceh. penelitian ini termasuk dalam penelitian hukum empiris, sehingga metode pendekatan yang dipergunakan adalah yuridis empiris. data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan cara mengumpulkan dan mempelajari buku-buku dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. sedangkan data primer diperoleh dengan mewawancarai para responden dan informan. di samping itu juga dilakukan observasi ke lapangan ketika satpol pp melakukan penertiban protokol kesehatan. hasil penelitian menunjukkan bahwa penertiban yang dilakukan satpol pp terhadap pengusaha warung kopi yang melanggar protokol kesehatan di masa pandemi covid-19, berjalan kurang efektif dan sanksi administratif tidak pernah diterapkan. hal disebabkan oleh beberapa faktor yang menjadi kendala tindakan penertiban tersebut, antara lain: kurangnya kesadaran hukum masyarakat dan pelaku usaha lebih mementingkan uang dari pada kesehatan atau keselamatan dari terpaparnya covid-19. diharapkan kepada satpol pp kota banda aceh lebih giat lagi dalam melakukan penertiban terhadap pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan jika terjadi lagi pandemi covid-19. demikian juga halnya kepada warga masyarakat termasuk pelaku usaha warung kopi, diharapkan supaya benar-benar patuh pada aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, termasuk pemerintah kota banda aceh. bagaimanapun juga aturan itu dimaksudkan untuk mencegah terjadinya penularan covid-19 secara meluas, sehingga kesehatan dan keselamatan warga masyarakat kota banda aceh dapat lebih terjamin.



Abstract

-



    SERVICES DESK