Ikan betok (anabas testudineus) adalah salah satu komoditas air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan diminati oleh masyarakat, namun saat ini keberadaan ikan betok sudah semakin berkurang sehingga perlu untuk dilakukan kegiatan budidaya, salah satunya dengan melakukan pemijahan buatan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hipofisa unggas yang terbaik dalam merangsang kematangan gonad pada ikan dengan mengamati waktu laten, jumlah total telur ovulasi, derajat pembuahan, derajat penetasan dan kelulushidupan larva ikan betok. penelitian ini dilakukan pada bulan juni 2022 sampai juli 2022 di balai benih ikan (bbi) bungus, kecamatan bungus teluk kabung, padang dan pembuatan ekstrak hipofisa dilakukan di laboratorium teknologi hasil ternak fakultas peternakan universitas andalas, padang. penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (ral) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga kali ulangan dengan menggunakan ekstrak hipofisa unggas yang berbeda dengan dosis yang sama yaitu 0,5ml/kg bobot ikan dimana masing-masing perlakuan diberikan jenis hipofisa yang berbeda p0 = kontrol positif (® ovaprim dosis 0,5ml/kg), p1 = 100% diinduksi dengan ekstrak kelenjar hipofisa ayam, p2 = 100% diinduksi dengan ekstrak kelenjar hipofisa bebek, p3 = 50% diinduksi dengan ekstrak kelenjar hipofisa ayam dan 50% diinduksi dengan ekstrak kelenjar hipofisa bebek. hasil penelitian menunjukkan perlakuan dengan pemberian hormon ekstrak hipofisa unggas berpengaruh nyata terhadap waktu laten, jumlah total telur ovulasi, derajat pembuahan, derajat penetasan dan kelulushidupan larva ikan betok (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMIJAHAN IKAN BETOK (ANABAS TESTUDINEUS) YANG DIINDUKSI DENGAN EKSTRAK HIPOFISA UNGGAS. Banda Aceh Fakulta Kelautan dan Perikanan,2022
Baca Juga : EFEKTIVITAS ECO ENZYME TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN BETOK (ANABAS TESTUDINEUS) (ABDILLAH SYAHIE, 2025)
Abstract
Climbing perch (Anabas testudineus) is one of the freshwater commodities that has high economic value and is in demand by the community, but currently the presence of climbing perch is considered rare so that it is necessary to carry out aquaculture activities, one of which is by doing artificial spawning. This study aims to determine the best avian pituitary in stimulating gonadal maturity in fish by observing latency time, total number of ovulatory eggs, fertilization rate, hatching rate and survival rate of climbing pearch larvae. This research was conducted from June 2022 to July 2022 at the Bungus Fish Seed Center, Bungus Teluk Kabung District, Padang and the manufacture of pituitary extract was carried out at the Animal Products Technology Laboratory, Faculty of Animal Science, Andalas University, Padang. This study used a completely randomized design (CRD) method consisting of four treatments and three replications using different hypophyseal extracts of poultry with the same dose of 0.5 ml/kg fish weight where each treatment was given a different type of pituitary P0 = Positive control (® ovaprim dose 0.5ml/kg), P1 = 100% induced with chicken pituitary gland extract, P2 = 100% induced with duck pituitary gland extract, P3 = 50% induced with chicken pituitary gland extract and 50% induced with duck pituitary gland extract. The results showed that treatment with avian pituitary extract hormone had a significant effect on latent time, total number of ovulatory eggs, degree of fertilization, degree of hatching and survival of betok fish larvae (P
Baca Juga : INTENSITAS DAN PREVALENSI EKTO ENDOPARASIT PADA IKAN BETOK (ANABAS TESTUDINEUS) DARI PERAIRAN UMUM DARATAN ACEH BAGIAN UTARA (DENDA MASTURA MAULANA, 2017)