Perbedaan antara pengujian statis dan dinamis adalah pada laju regangan. untuk mengetahui ketangguhan dinamis suat material dilakukan pengujian dengan split hopkinson pressure bar (shpb) perangkat pengujian ini mampu mengukur laju regangan sampai 10 5s-1. material yang diuji adalah beton dengan fas 0,35 dan 0,40 dengan menggunakan agregat pecah dengan ukuran diameter maksimum 9,2 mm. material batang input dan batang output adalah jenis stainless steel. pengukuran laju regangan dilakukan dengan menggunakan metode strain gage. pada pengujian dinamik diperoleh laju regangan 5,29 103m-1 untuk fas 0,35 dan 7,99 103 s untk fas 0,4. sedangkan pada analisis numenik diperoleh laju regangan sebesar 8,089 103 s1 untuk fas 0,35 dan 9,065 10 3 s-1 untuk fas 0,4. dibandingkan dengan pengujian material liat yang dilakukan oleh beberapa peneliti seperti pengujian pada material alumunium paduan nilai ini tergolong rendah sehingga dapat disimpulkan bahwa material getas mempunyai laju regangan yang rendah. tulisan ini akan membahas perilaku material getas seperti beton pada kondisi beban dinamis dan statis, selanjutnya hasil pengujian dinamis dibandingkan dengan hasil analisis secara numerik dengan metode elemen hingga menggunakan program paket ansys. pada analisis, model elemen hingga dibuat sesuai dengan skematik alat pengujian dinamis dan diambil % bagian dengan menggunakan elemen solid 3-d. jumlah keseluruhan nodal adalah 15215 dan jumlah keseluruhan elemen adalah 10245. beban yang dibenikan sesuai dengan hasil pengukuran pada pengujian. dengan menggunakan microsof office. data yang diperoleh diplot dalam bentuk grafik fungsi gaya terhadap waktu hasil menunjukkan bahwa tegangan pada benda uji hasil pengujian dengan shpb dan hasil analisis mumerik dengan dengan ansys tm rel, 5.4 diperoleh penyimpangan sebesar 6,3 %.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KETANGGUHAN MATERIAL BETON MUTU TINGGI PADA BEBAN DINAMISRN(SUATU ANALISIS DENGAN PROGRAM PAKET ANSYS TM REL 5.4). Banda Aceh Fakultas Teknik,
Baca Juga : ANALISIS PERILAKU LENTUR PADA BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI SETELAH RETAK YANG DIPERBAIKI DENGAN INJEKSI EPOXY (Fiany Fajar Puspita, 2017)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PENGGUNAAN POLYPROPYLENE FIBER, SERAT KAWAT BENDRAT DAN SERAT KARET BAN BEKAS TERHADAP PERILAKU GESER PADA BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI (Yarmiza Anggriyani F, 2017)