Domba merupakan salah satu ternak ruminansia kecil yang keberadaannya banyak dibudidayakan di indonesia sebagai salah satu penghasil protein hewani. salah satu cara untuk mengetahui kesehatan suatu ternak dapat dilakukan pemeriksaan darah. leukosit merupakan salah satu sel darah yang dapat melindungi tubuh terhadap patogen yang menyerang tubuh dengan cara membentuk antibodi. tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah leukosit pada domba ekor gemuk dan domba lokal aceh. pengambilan sampel darah dilakukan di kabupaten bireuen menggunakan sampel darah dari 14 ekor domba kemudian dibawa ke laboratorium riset banda aceh untuk dilakukan pemeriksaan menggunakan alat hematology analyzer. data yang diperoleh yaitu nilai rata-rata pada domba lokal aceh 21,3±11,1 x 10³/µl dan domba ekor gemuk 16,6±3,8 x 10³/µl, hasil analisis uji statistik menunjukkan adanya perbedaan nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
JUMLAH LEUKOSIT PADA DOMBA EKOR GEMUK DAN DOMBA LOKAL ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2022
Baca Juga : NILAI MEAN CORPUSCULAR HEMOGLOBIN PADA DOMBA LOKAL, DOMBA EKOR GEMUK DAN PERSILANGANNYA (Fajar Ade Adha, 2022)
Abstract
Sheep is one of the small ruminants whose existence is widely cultivated in Indonesia as one of the producers of animal protein. One way to determine an animal's health can be a blood test. Leukocytes are the blood cells that can protect the body against pathogens that attack the body by forming antibodies. This study aimed to determine the number of leukocytes in fat-tailed sheep and Aceh local sheep. Blood samples were collected in Bireuen Regency from 14 sheep and then sent to the Banda Aceh Research Laboratory for examination using a hematology analyzer. The data obtained were the mean of local Aceh sheep was 21,3±11,1 x 10³/µl, and fat-tailed sheep was 16,6±3,8 x 10³/µl. The results of statistical test analysis showed a significant difference (P
Baca Juga : ANALISIS KERAGAMAN GEN KALPAIN-1 (CAPN1) PADA DOMBA EKOR GEMUKRN(ANALYSIS OF CALPAIN-1(CAPN1) GENE POLYMORFISM IN FAT TAIL SHEEP) (MUHAMMAD FEBRIAN AR RAHMAN, 2022)