Komunikasi terapeutik merupakan cara untuk membina hubungan yang terapeutik yang diperlukan untuk pertukaran informasi dan perasaan antara perawat dengan klien. kurangnya informasi dan ketakutan orang tua menerima informasi yang tidak diinginkan terjadi pada anaknya dapat mengakibatkan kecemasan yang tinggi pada orang tua yang anaknya dirawat di rumah sakit. tujuan peneiitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan orang tua yang anaknya dirawat di ruang rawat inap anak bpk rsu dr. zainoel abidin banda aceh. penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. pengumpulan data dilakukan dari tanggal 13 sampai 27 oktober 2005 dengan menggunakan teknik total sampling terhadap 23 orang tua yang anaknya dirawat di ruang rawat inap anak bpk rsu dr. zainoel abidin banda aceh melalui wawancara untuk mengukur penggunaan komunikasi terapeutik dan dengan mengedarkan kuesioner penelitian untuk mengukur tingkat kecemasan responden. dari hasil penelitian diperoleh 69,57% penggunaan komunikasi terapeutik cukup. 60,87% tingkat kecemasan orang tua sedang. sedangkan hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan orang tua yang anaknya dirawat di ruang rawat inap anak bpk rsu dr. zainoel abidin banda aceh dengan tingkat kemaknaan 90% (a = 0,1) dan derajat kebebasan (df) = 1 didapat x2 hitung (3,503) > x2 tabel (2,705). sehingga dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan orang tua yang anaknya dirawat di ruang rawat inap anak bpk rsu dr, zainoel abidin banda aceh. berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada perawat yang merawat di bangsal anak agar dapat meningkatkan kemampuan dalam melakukan komunikasi terapeutik dengan pasien terutama dengan orang tua yang anaknya dirawat dan lebih tanggap terhadap masalah-masalah yang dialami, baik pasien maupun orang tua pasien selama masa perawatan. kepada orang tua anak dianjurkan agar dapat mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang penyakit anak melalui bertanya kepada perawat, membaca majalah, buku-buku, artikel-artikel, televisi dan media elektronik lainnya sehingga dapat menurunkan tingkat kecemasan dan menambah pengetahuan. kata kunci : komunikasi terapeutik, tingkat kecemasan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA YANG ANAKNYA DIRAWATRNDI RUANG RAWAT INAP ANAK BADAN PELAYANANRNKESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2005
Baca Juga : HUBUNGAN PERAN ORANGTUA DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI DI RUANG RAWAT SEURUNE I RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2014 (Novizayuna, 2014)