Perawat menilai dengan menggunakan kekuatan, kemauaan atau pengetahuan yang dia miliki, perawat harus dapat menciptakan hubungan yang baik dengan klien untuk menyembuhkanlmeningkatkan kemandirian klien. tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang fase komunikasi terapeutik dengan keterampilan perawat dalam pelaksanaan komunikasi terapeutik di ruang rawat inap (rsud meuraxa), populasi dalam penelitian ini perawat pelaksana di ruang rawat inap rurnah sakit umurn daerah meuraxa banda aceh, sampel 33 responden, waktu penelitian dilakukan pada tanggal 3 sid 18 januari 2013. hasil penelitian didapat bahwa ada hubungan pengetahuan tentang fase komunikasi terapeutik dengan keterampilan perawat dalam pelaksanaan komunikasi terapeutik dengan p-valeu 0,002 < 0,05, ada hubungan pengetahuan tentang fase pra interaksi dengan keterampilan perawat dalam pelaksanaan komunikasi terapeutik dengan p-valeu 0,013 < 0,05, ada hubungan pengetahuan tentang fase orientasi dengan ketrampilan perawat dalam pelaksanaan komunikasi terapeutik dengan p-value 0,974.> 0,05, ada hubungan pengetahuan tentang fase terminasi dengan keterampilan perawat dalam pelaksanaan komunikasi terapeutik dengan p-value 0,002
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG FASE KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KETERAMPILAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN KOMUNLKASI TERAPEUTIK DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH 2013. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL PERAWAT DENGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DI RUANGRNRAWAT INAP KELAS III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 (Wahyuni Irawan, 2022)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PATIENT SAFETY DENGAN MEDICATION ADMINISTRATION ERRORS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH (Putri Indah Mentari, 2016)