Kumbang tinja memiliki peran ekologis sebagai pengurai kotoran hewan dan tersebar di berbagai tipe habitat, khususnya kawasan hutan yang masih alami dan memiliki beragam jenis mamalia. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman kumbang tinja yang terdapat di stasiun penelitian soraya, kawasan ekosistem leuser dan preferensinya terhadap umpan. penelitian ini dilakukan menggunakan dua metode yaitu metode survei eksploratif terhadap feses mamalia dan perangkap jebak (pitfall trap) berumpan mengikuti jalur transek yang telah ada di stasiun penelitian soraya. pengambilan sampel kumbang tinja dilakukan dari bulan januari - februari 2022. hasil yang didapatkan pada penelitian ini diperoleh sebanyak 646 individu kumbang tinja yang tergolong ke dalam 41 jenis dan 7 genus yaitu catharsius, dichotomius, oniticellus, onthophagus, paragymnopleurus, sisyphus, dan yvescambefortius dengan indeks keanekaragaman tergolong tinggi (h’ = 3,383). genus onthophagus mendominasi baik dari segi jumlah jenis maupun jumlah individu kumbang tinja yang terdapat di stasiun penelitian soraya. kumbang tinja tidak menunjukkan preferensi terhadap umpan feses (kucing, sapi, dan manusia) yang diujikan (α > 0,05). kata kunci: keanekaragaman, preferensi, kumbang tinja, umpan feses, stasiun penelitian soraya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEANEKARAGAMAN DAN PREFERENSI KUMBANG TINJA TERHADAP UMPAN DI STASIUN PENELITIAN SORAYA KAWASAN EKOSISTEM LEUSER. Banda Aceh Fakultas MIPA - Biologi,2022
Baca Juga : KEANEKARAGAMAN DAN SEBARAN KUPU-KUPU PENGISAP BUAH (LEPIDOPTERA: RHOPALOCERA) DI STASIUN PENELITIAN SORAYA, KAWASAN EKOSISTEN LEUSER (Itsnatani Salma, 2021)
Abstract
Dung beetles have an ecological role as decomposers of animal waste and are scattered in various types of habitats, especially forest areas that are still natural and have various types of mammals. This study aims to determine the diversity of dung beetles found in the Soraya Research Station, Leuser Ecosystem Area and their preferences for baits. This research was conducted using two methods, namely the baited pitfall trap method and exploratory survei of mammal feces by following the transect line that already exists at the Soraya Research Station. Sampling of dung beetles was carried out from January to February 2022. The results obtained in this study were 41 species from 646 individuals belonging to 7 genera namely Onthophagus, Oniticellus, Sisyphus, Catharsius, Dichotomius, Paragymnopleurus, and Yvescambefortius with a high diversity index (H' = 3.383). Genera Onthophagus dominates both in terms of the number of species and the number of individual dung beetles found at the Soraya Research Station. Preference for fecal bait (cat, cow, and human) did not show any difference (α > 0.05). Keywords: Diversity, Preference, Dung Beetles, Feces Baits, Soraya Research Station.
Baca Juga : PERILAKU MAKAN DAN PREFERENSI PAKAN ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII LESSON 1827) DI STASIUN PENELITIAN SORAYA, KAWASAN EKOSISTEM LEUSER (Rosi Safriana, 2022)