Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Amtharatil Badriyya, PEMBIMBINGAN NARAPIDANA MELALUI PROGRAM PEMBEBASAN BERSYARAT (SUATU PENELITIAN DI BALAI PEMASYARAKATAN KELAS II BANDA ACEH). Banda Aceh Fakultas Hukum,2022

Abstrak amtharatil badriyya, (2022) pembimbingan narapidana melalui program pembebasan bersyarat (suatu penelitian di balai pemasyarakatan kelas ii banda aceh) fakultas hukum universitas syiah kuala (vi, 61) pp., tabl., bibl. mukhlis, s.h., m.hum. pasal 1 angka 4 undang-undang republik indonesia nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan, menyatakan, bahwa balai pemasyarakatan yang selanjutnya disebut bapas adalah pranata untuk mrlaksanakan bimbingan klien pemasyarakatan.namun dalam kenyataan pembimbingan di balai pemasyarakatan tersebut belum berjalan secara maksimal dikarenakan banyaknya faktor penghambat dalam melakukan pembimbingan. tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan mengenai pembimbingan di balai pemasyarakatan, hambatan, dan upaya dalam pembimbingan narapidana melalui program pembebasan bersyarat di balai pemasyarakatan. metode penelitian skripsi ini menggunakan metode yuridis empiris yaitu menggabungkan data kepustakaan dan data penelitian lapangan. penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dilakukan dengan cara membaca buku-buku, jurnal ilmu hukum, skripsi, dan perundang-undangan, sedangkan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dilakukan dengan cara mewawancarai responden dan informan. hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbingan yang dilakukan di balai pemasyarakatan kelas ii banda aceh yaitu pembimbingan kepribadian dan kemandirian tetapi pembimbingan belum berjalan secara maksimal. dikarenakan adanya hambatan dalam pembimbingan yaitu kurangnya dana atau anggaran, jarak yang jauh antara balai pemasyarakatan dengan tempat tinggal narapidana, banyaknya narapidana yang tidak melapor dan kurangnya sumber daya manusia dalam pembimbingan. adapun, upaya yang dilakukan yaitu mendatangi langsung di kediaman narapidana, melakukan komunikasi melalui media elektronik seperti video call,terus berkoordinasi dengan pihak pemberi sumbangsih dana. disarankan untuk dapat memaksimalkan sumber daya manusia agar pembimbingan yang dilakukan berjalan dengan efektif, memperbanyak pihak yang memberikan sumbangsih dana kepada bapas agar lebih efektif dalam melakukan pembimbingan dan terus berkoordinasi dengan pihak ketiga seperti dinas sosial dan dinas ketenagakerjaan.



Abstract



    SERVICES DESK