Pisa (programme for international student assesment) merupakan program penilaian internasional siswa untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan di setiap negara peserta. indonesia mulai ikut berpartispasi studi pisa pada tahun 2000, namun hasil pisa matematika siswa indonesia selalu berada pada urutan 10 terendah dari negara-negara peserta yang mengikuti pisa. salah satu konten dalam pisa yaitu konten bilangan. berdasarkan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa smpn 6 banda aceh dan penyebab terjadinya kesulitan dalam menyelesaikan soal pisa konten bilangan. jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian lima orang siswa kelas ix smpn 6 banda aceh yang dipilih berdasarkan kesalahan terbanyak dalam menyelesaiakan soal pisa konten bilangan. instrumen yang digunakan yaitu soal tes dan pedoman wawancara. teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes dan wawancara serta menggunakan triangulasi sumber untuk keabsahan data. teknik analisis data dengan model miles dan huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian ini adalah siswa mengalami kesulitan pemahaman soal, kesulitan perubahan, kesulitan proses matematika dan kesulitan menyimpulkan. adapun penyebab terjadinya kesulitan yaitu siswa belum menguasai konsep matematis dengan baik, siswa tidak mengetahui informasi yang terdapat pada soal, kemampuan penalaran dan kreativitas siswa yang masih rendah, siswa tidak terbiasa dengan soal penalaran seperti pisa. penelitian ini dapat menjadi informasi bagi guru untuk dapat meningkatkan kemampuan siswa sehingga dapat meminimalisir kesulitan siswa menyelesaikan soal matematika pisa konten bilangan. kata kunci: kesulitan siswa, matematika pisa, soal pisa konten bilangan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PISA KONTEN BILANGAN DI SMPN 6 BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas KIP,2022
Baca Juga : ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PISA DI KELAS VIII SMP NEGERI BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2013/2014 (Nana Mulya, 2015)
Abstract
PISA (Programme for International Student Assessment) is an international assessment program for students to improve and enhance the quality of education in each participating country. Indonesia began participating in the PISA study in 2000, however the mathematics PISA results of Indonesian students always ranked in the lowest 10 of the participating countries. One of the contents in PISA is quantity content. This research aims to investigate the difficulties of SMPN 6 Banda Aceh students and the causes of difficulties in solving PISA questions on quantity content. This is descriptive qualitative research with the involving of five students of class IX at one junior high school in Banda Aceh who were selected based on the most mistakes in solving PISA questions on quantity content. The instruments used were test questions and interview guidelines. The data collection techniques used were tests and interviews and used source triangulation for data validity. Data analysis techniques with the Miles and Huberman model are data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of this study are that students have difficulty comprehension the problem, difficulty transformation, difficulty in the mathematical process and difficulty encoding. The causes of difficulties are students have not mastered mathematical concepts well, students do not know the information contained in the problem, students' reasoning ability and creativity are still low, students are not accustomed to reasoning questions like PISA. This research can be information for teachers to be able to improve students' abilities so that they can minimize students' difficulties in solving PISA mathematics problems on quantity content. Keywords: Students’ Difficulties, Mathematics PISA, Pisa Problems Content Quantity