Penelitian bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kemandirian terhadap narapidana narkotika dan untuk menjelaskan faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kemandirian terhadap narapidana narkotika di lapas narkotika kelas ii a langkat. hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan kepribadian dan kemandirian terhadap narapidana narkotika di lapas narkotika kelas ii a langkat belum terlaksana dengan maksimal, dikarenakan kurangnya ilmu petugas dan tenaga ahli, kurangnya kemauan narapidana, masih digabungkannya program rehabilitasi dengan program pembinaan, sulitnya proses pemasaran, dan over kapasitas. upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan diantaranya, memperbanyak petugas untuk mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan program pembinaan, memilih program kemandirian lebih selektif, meminta pemberhentian pengiriman dari lapas lain dan mempercepat proses pemberian hak wbp terkait pembebasan, serta berlaku tegas terhadap wbp yang melakukan pelanggaran. saran untuk lapas narkotika kelas ii a langkat, agar membuat program intelektual dan reintegrasi sehat dengan masyarakat, menambah petugas dan memperbanyak petugas untuk mengikuti pelatihan, membangun komunikasi yang lebih baik lagi dengan wbp, serta bekerjasama dengan pihak-pihak yang dapat membantu memaksimalkan proses pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kemandirian.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PELAKSANAAN PEMBINAAN KEPRIBADIAN DAN KEMANDIRIAN TERHADAP NARAPIDANA NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KELAS II A LANGKAT). Banda Aceh Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala,2022
Baca Juga : PELAKSANAAN PEMBINAAN NARAPIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB BIREUEN (Said Muammar Fithra, 2021)
Abstract
This research aims to analyse the implementation of personality development and independence for narcotics convicts and to explicate the inhibiting factors and efforts made in the implementation of personality and independence development for narcotics convicts in Narcotics Penitentiary Class II A Langkat. The results of this research showed that the personality development and independence for narcotics convicts at the Narcotics Penitentiary Class II A Langkat had not been optimally conducted, due to the lack of knowledge of officers and experts, lack of willingness of convicts, the rehabilitation programs is as yet combining with the coaching programs, the difficulty in marketing processes, and the overcapacity. . Efforts made to overcome the obstacles including the replenishment of the number of officers to participate in training related to the coaching program, choosing a more selective self-sufficiency program, requesting termination of delivery from other penitentiary and accelerating the process of granting convicts rights related to release, and taking a strict action towards the inmates which commit violations. Suggestions for the Narcotics Penitentiary Class II A Langkat, should create a healthy intellectual and reintegration program with the community, add more officers and replenishment of more officers to attend training, build better communication with the inmates, and cooperate with parties who can help maximize the process of implementing coaching personality and self-sufficiency.
Baca Juga : PEMENUHAN HAK KESEHATAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KELAS III LANGSA (Nazaryadi, 2017)