Stres rentan terjadi pada anak penderita autisme. sekitar 85% anak penderita autisme mengalami gangguan kecemasan yang mampu memperparah kondisinya sehingga dapat melukai diri sendiri maupun orang disekitarnya. saat mengalami stres, terdapat perubahan suhu jari, detak jantung, dan konduktansi kulit yang ada. agar kondisi stres yang ada dapat terdeteksi, akan dibuat suatu alat untuk mengukur detak jantung, suhu tubuh, dan konduktansi kulit. data pengukuran parameter yang didapat akan diolah menggunakan metode fuzzy logic sebagai pengambil keputusan. akan digunakan 64 buah fuzzy rule dengan fungsi keanggotaan untuk masing-masing parameter. hasil pengukuran parameter akan ditampilkan menggunakan widget bernama gauge, sedangkan kondisi stres akan menggunakan widget bernama label. hasil akan ditampilkan pada aplikasi blynk dengan sistem iot agar dapat dilihat dari jarak jauh melalui perangkat android secara online. pengujian akan dilakukan terhadap 10 anak dengan rentang usia 5-12 tahun, yaitu 5 anak normal dan 5 anak penderita autisme. dari hasil pengujian, nilai keakuratan dan tingkat presisi sensor detak jantung adalah 95.01% dan ±0.12 sampai ±15.86, nilai keakuratan dan tingkat presisi sensor suhu adalah 97.7% dan ±0.27 sampai ±1.07, dan nilai keakuratan dan tingkat presisi sensor konduktansi adalah 93.75% dan ±0.02 sampai ±0.05. terdapat 1 anak dengan kondisi tubuh normal, 3 anak dengan kondisi tubuh tidak normal, dan 6 anak dengan kondisi tubuh bervariasi. pada anak dengan kondisi tubuh normal, nilai persentase stres adalah 25%, sedangkan pada anak dengan kondisi tubuh tidak normal, nilai persentase stres adalah 51,88% sampai 75%. berdasarkan hasil yang ada, dapat disimpulkan bahwa alat yang dibuat telah bekerja dengan baik dan dapat dipantau dari jarak jauh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN METODE FUZZY LOGIC PADA ALAT PENDETEKSI KONDISI STRES ANAK PENDERITA AUTISME BERBASIS IOT. Banda Aceh Fakultas Teknik,2022
Baca Juga : RANCANG BANGUN WEARABALE SYSTEM PENDETEKSI GEJALA AWAL TANTRUM PADA ANAK AUTISME (VANIA PRATAMA HASAN, 2023)
Abstract
Stress is prone to occur in children with autism. Approximately 85% of children with autism experience anxiety disorders that can worsen their condition so that they can injure themselves and those around them. When under stress, there is a change in finger temperature, heart rate, and skin conductance. A device will be made to measure heart rate, body temperature, and skin conductance in order to detect existing stress conditions. The obtained parameter measurement data will be processed using the Fuzzy Logic method as a decision maker. We will use 64 fuzzy rules with membership functions for each parameter. Parameter measurement results will be displayed using a widget called Gauge, while stress conditions will be displayed using a widget named Label. The results will be displayed on the Blynk application with an IoT system so that they can be viewed remotely via Android devices online. The test will be carried out on 10 children with an age range of 5-12 years, namely 5 normal children and 5 children with autism. From the test results, the accuracy and precision of the heart rate sensor were 95.01% and ±0.12 to ±15.86, the temperature sensor accuracy and precision were 97.7% and ±0.27 to ±1.07, and the conductance sensor accuracy and precision were 93.75%. and ±0.02 to ±0.05. There was 1 child with a normal body condition, 3 children with abnormal body conditions, and 6 children with varying body conditions. In children with normal body conditions, the percentage value of stress is 25%, while in children with abnormal body conditions, the percentage value of stress is 51.88% to 75%. Based on the results, it can be concluded that the tool being made has worked well and can be monitored remotely.
Baca Juga : RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI TINGKAT STRES MAHASISWA TINGKAT AKHIR BERDASARKAN PENDEKATAN PSIKOLOGIS DAN FISIOLOGI TUBUH (TEUKU YUDHA PRAMUDIA KOPRAWI, 2024)