Keterkaitan yang erat antara daun tumbuhan pinggir jalan dengan sumber pencemaran logam berat di udara menyebabkan banyak peneliti menggunakan daun tumbuhan pinggir jalan sebagai objek pengujian kualitas udara. penelitian ini dilaksanakan untuk menghadirkan metode deteksi cepat logam berat pb di udara yang terakumulasi pada daun tumbuhan pinggir jalan menggunakan laser-induced breakdown spectroscopy (libs). terdapat empat jenis daun tumbuhan pinggir jalan yang digunakan yaitu swietenia macrophylla (mahoni), mimusops elengi (tanjung), syzygium oleana (pucuk merah), dan polyalthia longifolia (glodokan tiang). penelitian ini dilakukan dengan penerapan kontaminasi logam berat berbentuk aerosol pada tumbuhan yang ditanam dalam polybag. pemberian kontaminasi pb dilakukan menggunakan beragam lama waktu paparan yaitu 0, 4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, 32, dan 40 jam. hasil menunjukkan bahwa nilai intensitas pb/c antara satu bagian dengan yang lain tidak jauh berbeda. dengan demikian, sampel dapat dinyatakan homogen sehingga dapat langsung ditembak tanpa melalui proses homogenisasi. diketahui pula bahwa unsur-unsur penyusun daun tanpa kontaminasi adalah k>o>fe>al>mg>ca>si>mo>f>zn>c>h>mn>n>na>p>b. seluruh jenis daun dapat mengakumulasi pb. adapun jenis daun yang memiliki tingkat akumulasi pb tertinggi serta yang paling signifikan dalam mengakumulasi secara penyerapan adalah daun p. longifolia. batas deteksi pb yang dapat dideteksi pada p. longifolia adalah 0.86 ppm. logam berat pb dapat memberikan pengaruh berupa penurunan intensitas spektrum pada keempat unsur mineral (mg, fe, k, dan ca) pada daun. secara keseluruhan, teknik libs telah terbukti dapat mendeteksi secara cepat logam berat pb pada daun melalui persiapan sampel yang sederhana (pengeringan secara alami dan menggunakan oven).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
IDENTIFIKASI LOGAM BERAT PB PADA DAUN TUMBUHAN PINGGIR JALAN MENGGUNAKAN LASER-INDUCED BREAKDOWNRNSPECTROSCOPY (LIBS). Banda Aceh Fakultas MIPA (S2),2022
Baca Juga : DETEKSI LOGAM BERAT PADA CANGKANG KERANG SUNGAI DI KECAMATAN PANGA ACEH JAYA MENGGUNAKAN METODE LASER INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS) (irwansyah, 2019)
Abstract
The close relationship between roadside plant leaves and sources of heavy metal pollution in the air causes many researchers to use roadside plant leaves as an object of air quality testing. This research was conducted to present a method of rapid detection of heavy metal Pb in the air that accumulates in roadside plant leaves using Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS). There are four types of roadside plant leaves used, namely Swietenia macrophylla (mahogany), Mimusops elengi (cape), Syzygium oleana (red shoots), and Polyalthia longifolia (glodokan pole). This research was conducted by applying heavy metal contamination in the form of aerosols to plants grown in polybags. Pb contamination was done using various lengths of exposure, namely 0, 4, 8, 12, 16, 20, 24, 28, 32, and 40 hours. The results show that the Pb/C intensity values between one part and another are not much different. Thus, the sample can be declared homogeneous so that it can be shot directly without going through the homogenization process. It is also known that the constituent elements of leaves without contamination are K>O>Fe>Al>Mg>Ca>Si>Mo>F>Zn>C>H>Mn>N>Na>P>B. All types of leaves can accumulate Pb. The types of leaves that had the highest level of Pb accumulation and the most significant in accumulating absorption were P. longifolia leaves. The detection limit of Pb that can be detected in P. longifolia is 0.86 ppm. Heavy metal Pb can have an effect in the form of decreasing the intensity of the spectrum on the four mineral elements (Mg, Fe, K, and Ca) in the leaves. Overall, the LIBS technique has been shown to rapidly detect heavy metal Pb in leaves through simple sample preparation (natural drying and using an oven).
Baca Juga : IDENTIFIKASI KANDUNGAN FLUIDA HIDROTERMAL PADA KAWASAN MANIFESTASI GEOTERMAL DI SEULAWAH AGAM MENGGUNAKAN LASER INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS) (Muhammad Rizki Akbar, 2024)