Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
T.Ridha Andila, PENGGUNAAN STRATA HUTAN, PERGERAKAN DAN POSISI TUBUH ORANGUTAN SUMATERARN(PONGO ABELII, DI STASIUN RISET KETAMBE,RNKAWASAN EKOSISTEM LEUSER, ACEH TENGGARA. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2010

Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan strata hutan, pergerakan dan posisi tubuh orangutan sumatera (pongo abelii), di stasiun riset ketambe, kawasan ekosistem leuser, aceh tenggara pada bulan agustus 2008 sampai bulan april 2010. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan strata butan, pergerakan dao posisi tubuh orangutan berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin. metode yang digunakanfocal animal sampling. hasil penelitian menunjukkan bahwa strata hutan bahagian tengah lebih sering digunakan oleh orangutan dibandingkan dengan strata hutan bahagian bawah dan strata hutan bahagian atas. ditemukan 12 pergerakan dan 12 posisi tubuh pada orangutan target, dengan komposisi yang berbeda-beda menurut kelompok umur dan jenis kelamin. pergerakan orangutan yang paling sering dilakukan adalah torso - orthograde suspensory (bergantung tubuh ke atas), bipedal walk (jalan dua kaki) dan vertical climb (memanjat ke atas). posisi tubuh yang paling sering dilakukan oleh orangutan adalah sit (duduk), forelimb hindlimb suspend (menggantung lengan dan kaki), dan orthgrade stand (berdiri dua kaki). kata kunci : orangutan, strata hutan, posisi tubuh, pergerakan telah dilakukan penelitian tentang penggunaan strata hutan, pergerakan dan posisi tubuh orangutan sumatera (pongo abelii), di stasiun riset ketambe, kawasan ekosistem leuser, aceh tenggara pada bulan agustus 2008 sampai bulan april 2010. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan strata butan, pergerakan dao posisi tubuh orangutan berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin. metode yang digunakanfocal animal sampling. hasil penelitian menunjukkan bahwa strata hutan bahagian tengah lebih sering digunakan oleh orangutan dibandingkan dengan strata hutan bahagian bawah dan strata hutan bahagian atas. ditemukan 12 pergerakan dan 12 posisi tubuh pada orangutan target, dengan komposisi yang berbeda-beda menurut kelompok umur dan jenis kelamin. pergerakan orangutan yang paling sering dilakukan adalah torso - orthograde suspensory (bergantung tubuh ke atas), bipedal walk (jalan dua kaki) dan vertical climb (memanjat ke atas). posisi tubuh yang paling sering dilakukan oleh orangutan adalah sit (duduk), forelimb hindlimb suspend (menggantung lengan dan kaki), dan orthgrade stand (berdiri dua kaki). kata kunci : orangutan, strata hutan, posisi tubuh, pergerakan



Abstract



    SERVICES DESK