Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh air yang tercemar limbah merkuri penggilingan bijih emas terhadap perkembangan fetus tikus. penelitian dilaksanakan pada bulan januari - juli 2010 yang bertempat di laboratorium mikroteknik fmipa unsyiah. pcngambilan sam pei dilakukan di desa panggong dan desa paya seumantok kecamatan krueng sabee, aceh jaya. metode yang digunakan yaitu rancangan aeak iengkap (ral) dengan 4 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali. perlakuan yang diberikan adajah pemberian akuades (kontrol) (p0), air sungai (p i), air pdam (p2). dan limbah penggilingan bijih emas (p3). parameter yang diamaii yaitu berat badan induk, jumlah fetus per litter, jumlah fetus hidup dan mali atau resorp, berat badan fetus, dan derek makroskopis fetus. data, dalarn persen ditransformasikan menjadi arc sin √y dan dianalisa rnenggunakan analisis varian dengan uji lanjutan duncan pada taraf 5%. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air perlakuan menyebabkan menurunnya berat badan induk, embrio lidak berkembang, jumlah fetus hidup sedikit, meningkatnya jumlah fetus mati atau resorp, berat badan fetus rendah,dan terjadinya derek makroskopis pada fetus. defek makroskopis yang terjadi berupa cacat tengkorak, ekor buntung, dan pertumbuhan kerdil. defek makroskopis hanya terjadi pada fetus dari beberapa induk yang diberi perlakuan air sungai dan limbah. kata kunci : merkuri, fetus tikus. dan defek makroskopis
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH LIMBAH MERKURI PENGGILINGAN BIJIH EMAS DI KAWASAN KRUENG SABEE TERHADAP PERKEMBANGAN TIKUS (RATTUS WISTAR) PRANATAL. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2010
Baca Juga : PENGARUH LIMBAH MERKURI PENGGILINGAN BIJIH EMAS DI KAWASAN KRUENG SABEE TERHADAP PERKEMBANGAN TIKUS (RATTUS WISTAR) PRANATAL (Yulia Fittri, 2022)
Abstract
Baca Juga : RANCANGAN METODE EKSTRAKSI BIJIH EMAS RAMAH LINGKUNGAN TANPA MERKURI (Cut Fitrina AMD, 2024)