Penelitian ini bertujuan mengetahui defek rnakroskopis embrio ayam kampung (gallus - gallus) yang diinduksi boraks. penelitian ini menggunakan 20 butir telur ayam karnpung (gallus gallus) tertunas. dengan berat telur antara 39 g - 4 i g. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan. perlakuan ini menggunakan boraks yang dilarutkan dalam akuades. lalu disuntikkan ke dalam kantung kuning telur dengan dosis 0, 50, 100. dan 150 mg boraks/kg bt dengan volume 0.1 ml/telur pada hari ke 4 pengeraman. pengamatan terhadap embrio yang mati dilakukan setiap hari setelah penyuntikan. pada hari ke 18 pengeraman telur-telur dibuka dan dilakukan pengamatan kematian embrio dan defek makroskopisnya. data kematian dan kecacatan embrio dianalisis dengan uji chi kuadrat (xl). sedangkan data defek makroskopis pad a jari - jari kaki diolah dengan analisa deskriptif, serta ditampilkan dalam bentuk label dan gambar. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada dosis boraks 150 mg boraks/kg bt terdapat 5 embrio mali 2 jam setelah penyuntikan, 100 mg boraks/kg bl terdapat 5 embrio yang mati pada hari 7 pengeraman, dosis 50 mg boraks/kg bt terdapat 2 embrio yang mati pada hari ke 14 dan hari ke 16 pengeraman, dan 3 embrio hidup yang memperlihatkan kecacatan pada kaki. semakin tinggi dosis boraks yang diberikan maka akan memperlihatkan defek makroskopis dan kematian embrio yang semakin cepat. kata kunci : defek makroskopis.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGAMATAN DEFEK MAKROSKOPIS EMBRIO AYAM KAMPUNG (GALLUS GALLUS) AKIBAT INDUKSI BORAKS. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2008
Baca Juga : STUDI PERKEMBANGAN JARINGAN IKAT MESENKIM PADA EMBRIO AYAM BURAS (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) (SHOFI MAGRINA BR. SIMBOLON, 2025)
Abstract
Baca Juga : STUDI PERKEMBANGAN HISTOLOGI JANTUNG EMBRIO AYAM BURAS (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) (DIAN ADITYA FAHREZI, 2025)