Telah dilakukan penelitian tentang studi hasil tangkapan menggunakan fishfinder dengan alat tangkap pukat cincin/ purse seine di perairan utara aceh dan tanggal 2 april - 3 mei 2008. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil tangkapan berupa jenis tangkapan, jumlah tangkapan, dan posisi penangkapan. penelitian ini menggunakan metode survey dan dianalisa secara deskriptif. jenis ikan yang tertangkap selama penelitian sebanyak 17 jenis ikan. hasil tangkapan yang paling banyak tertangkap adalah jenis ikan layang (decapterus maruadsi) yaitu 1690 kg dari total hasil tangkapan selama penelitian. komposisi hasil tangkapan yang paling banyak. mendominasi adalah jenis ikan tongkol yaitu tongkol (auxis thazardy 17%, tongkol gepeng (euthynnus alfinis) 16%, tongkol sisik (thunnus alalunga) i t % dan tongkol mala besar (thunnus obesus) 6% yang meliputi 50% dari total hasil tangkapan selama penelitian. kelimpahan ikan yang siperoleh tiap harinya berfluktuatif, kelimpahan yang paling tinggi diperoleh jenis ikan layang (deoapterus maruadsi) yaitu 735 kg! trip. selama penelitian diperoleh indeks keanekaragaman adalah 0,9 yang berarti keanekaragamannya ralatif rendah dan memilki indeks kemerataan yang rendah juga yaitu 0,3 serta memiliki indeks dominansi yang tinggi yaitu 0,63. penggunaan fishfinder 178 c sounder tidak. mempengaruhi hasil tangkapan nelayan secara langsung, namun secara tidak langsung membantu nelayan dalam navigasi dan optimalisasi pengoperasian pukat cincin/ purse seine. kata kunci : purse seine. hasil tangkapan, ikon, fishfinder.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI HASIL TANGKAPAN MENGGUNAKAN FISHFINDER DENGAN ALAT TANGKAP PUKAT CINCIN (PURSE SEINE) DI PERAIRAN UTARA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2008
Baca Juga : PENGARUH WAKTU LINGKAR ALAT TANGKAP PUKAT CINCIN (PURSE SEINE) TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN SAWANG BA’U ACEH SELATAN (Muhammad Yanis, 2018)
Abstract
Baca Juga : STUDI HASIL TANGKAPAN DENGAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE DI PPI KUALA LANGSA, KOTA LANGSA (RAJU FITRA FIRJATULLAH, 2025)