Penelitian ini bertujuan mengetabui pengaruh penurunan salinitas terhadap tingkat kelulushidupan tokolan udang windu (penaeus monodon) di air tawar. penelitian ini dilaksanakan pada bulan november 2010 - februari 2011 yang bertempat di balai budidaya air payau (bbap) ujung batee - aceb besar. metode yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (ral), 6 perlakuan dan ulangan 3 kali. perlakuan yang diberikan adalah tanpa penurunan salinitas,(kontrol), penurunan salinitas selama 8 jam, 16 jam, 24 jam, 36 jam, dan 48 jam. hasil penelitian menunjukkan bahwa laju penurunan salinitas berpengaruh terhadap tingkat kelulushidupan udang windu, semakin lambat laju penurunan salinitas maka semakin tinggi tingkat kelulushidupan udang windu. perlakuan tanpa penurunan salinitas (kontrol) dan perlakuan penurunan salinitas selama 48 jam mempunyai persentase kelulushidupan tokolan udang windu tertinggi yaitu 98.8 % dan 95,5 %. penurunan salinitas selama 16 jam, 24 jam clan 36 jam memperoleb persentase kelulushidupan tokolan udang 42,2%, 66,6% dan 87,7%. perlakuan penurunan salinitas selama 8 jam mempunyai persentase kelulushidupan tokolan udang windu terendah yaitu 11, i %. kata kunci : tokolan udang windu, kelulushdupan, penurunan salinitas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENURUNAN SALINITAS TERHADAP KELULUSHIDUPAN TOKOLAN UDANG WINDU (PENAEUS MONODON). Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2011
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN DOSIS FORMALIN TERHADAP SCREENING POST LARVA (PL - 12) UDANG WINDU (PENAEUS MONODON FAB)) (Emmy Kurniawati Daud, 2024)
Abstract
Baca Juga : IDENTIFIKASI MOLEKULER DAN KERAGAMAN GENETIK UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) ASAL ACEH MENGGUNAKAN PENANDA DNA MITOKONDRIA (SUMARNI LAILA BUANG MANALU, 2021)