Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Muhammad Azhari, ASSESMENT KONDISI JEMBATAN RANGKA BAJA CALLENDER HAMILTON DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2022

Jembatan merupakan salah satu infrastruktur yang berfungsi menghubungkan jalan melalui suatu hambatan yang permukaanya lebih rendah, jumlah jembatan yang terdapat di provinsi aceh sebanyak 1.052 unit dimana diantara jembatan tersebut ada yang telah berumur lebih dari 40 tahun. jembatan tipe callender hamilton (ch) merupakan salah satu jembatan tertua yang dibangun pada tahun 1970an yang masih banyak digunakan sebagai penghubung jalan lintas kabupaten/kota khususnya lintas timur provinsi aceh, dimana volume kendaraan yang terus meningkat setiap tahunnya menjadi sebuah kekhawatiran bagi masyarakat. oleh karena itu, bridge management system sangat penting untuk merencanakan metode pemeriksaan kondisi jembatan. tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi serta mengetahui penanganan yang tepat terhadap jembatan tipe callender hamilton (ch) di provinsi aceh dengan menggunakan metode bridge management system (bms). penelitian ini dilakukan pada 4 jembatan yaitu jembatan krueng pase geudong, jembatan alue asam kumbang, jembatan krueng peudawa rayeuk dan jembatan krueng sei raya. hasil penelitian yang didapatkan pada jembatan krueng pase geudong dan jembatan alue asam kumbang yaitu nilai kondisi adalah 3 (rusak berat) dengan usulan penanganan rehabilitasi dan nilai equivalent age sebesar 42 tahun, kemudian pada jembatan krueng peudawa rayeuk dan jembatan krueng sei raya nilai kondisi yang di dapat adalah 2 (rusak ringan) dengan usulan penanganan pemeliharaan rutin/ berkala dan nilai equivalent age sebesar 32 tahun.



Abstract

The bridge is one of the infrastructures that functions to connect roads through an obstacle with a lower surface, the quantity of bridges in Aceh is 1,052 units, of which some of the bridges are more than 40 years old. The Callender Hamilton (CH) bridge type is one of the oldest bridges built in the 1970s and is still widely used as a link to the city roads of Aceh, where the volume of vehicles that grows up every year is an alert for the public. Accordingly, the bridge management system is very important to plan bridge condition inspection methods. The purpose of this study was to evaluate and find out the proper handling of the Callender Hamilton (CH) bridge type in Aceh by using the Bridge Management System (BMS) method. This research was conducted on 4 bridges, namely Krueng Pase Geudong Bridge, Alue Asam Kumbang Bridge, Krueng Peudawa Rayeuk Bridge, and Krueng Sei Raya Bridge. The results obtained on the Krueng Pase Geudong Bridge and the Alue Asam Kumbang, the condition value obtained is 3 (High Damage) with proposed rehabilitation treatment and a equivalent value age of the bridge is 42 years, then on the Krueng Peudawa Rayeuk Bridge and Krueng Sei Raya Bridge the condition value obtained is 2 (Low Damage) with the proposed routine/ periodic maintenance handling and a equivalent value age of the bridge is 32 years.



    SERVICES DESK