Selain disebabkan oleh peningkatan kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi kendaraan, kerusakan jalan juga dapat disebabkan oleh kondisi dasar tanah, perkerasan yang tidak stabil dan pelapukan permukaan tanah. penanganan segera situasi ini diperlukan untuk mencegah kerumitan akibat kerusakan jalan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi kerusakan jalan berdasarkan nilai pavement condition index (pci), mengetahui hubungan antara kerusakan jalan terhadap estimasi biaya perbaikan jalan sesuai dengan tingkat kerusakannya dengan menggunakan metode analisis regresi. lokasi penelitian terlrtak di kabupaten pidie, lebih tepatnya pada ruas jalan lingkare keuniree – simpang sanggeu yang memiliki panjang jalan 3,5 km dan akan dibagi menjadi 7 segmen. pengumpulan data primer diperoleh langsung dari hasil pengamatan secara visual di lapangan yaitu berupa geometrik jalan, dimensi dan tingkat kerusakan jalan. volume kerusakan jalan yang didapat pada setiap segmen kemudian dikalikan dengan harga satuan pekerjaan untuk mendapatkan biaya perbaikan. hasil penelitian menunjukkan nilai pci pada ruas jalan ini adalah sebesar 41,8 dengan kondisi cukup (fair), dimana jenis kerusakan yang mendominasi adalah retak (cracking) dengan presentase sebesar 10,63% dan yang paling sedikit adalah tambalan (patching) sebesar 1,39%. model regresi non linear cubic dengan dengan koefisien korelasi (r) adalah 0,997 adalah permodelan yang terbaik untuk digunakan untuk melihat hubungan kerusakan jalan terhadap estimasi biaya perbaikan jalan. nilai koefisien deterimasi (r2) adalah 0,994 yang artinya bahwa variabel x (nilai pci) dapat menjelaskan variabel y (estimasi biaya perbaikan jalan) sebesar 99,4%.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
MODEL BIAYA PERBAIKAN JALAN SESUAI DENGAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2022
Baca Juga : SISTEM KLASIFIKASI KERUSAKAN PADA JALAN MENGGUNAKAN EFFICIENTNET-B4 (AL-HAFIDH MAILISMAN, 2024)
Abstract
Aside caused by an increase in the community's need for vehicle transportation facilities, road damage can also be caused by the condition of the soil base, unstable pavement and weathering of the soil surface. Immediate handling this situation is needed to prevent complexity due to road damage. The aimed of this study was to identify road damage based on the Pavement Condition Index (PCI) value, to determine the relationship between road damage to the estimated road repair costs according to the level of damage using the Regression Analysis method. The research location is located in Pidie Regency, more precisely on the Lingkare Keuniree - Simpang Sanggeu road section which has a road length of 3.5 km and will be divided into 7 segments. Primary data collection was obtained directly from the results of visual observations in the field in the form of road geometry, dimensions and levels of road damage. The volume of road damage obtained in each segment is then multiplied by the unit price of the work to obtain repair costs. The results showed that the PCI value on this road was 41.8 with fair conditions, where the dominant type of damage was cracking with a percentage of 10.63% and the least was patching of 1, 39%. The non-linear cubic regression model with a correlation coefficient (R) of 0.997 is the best model to use to see the relationship between road damage and the estimated cost of road repairs. The value of the coefficient of acceptance (R2) is 0.994, which means that the X variable (PCI value) can explain the Y variable (estimated road repair costs) of 99.4%.
Baca Juga : EVALUASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (STUDI KASUS RUAS JALAN LINGKAR KAMPUS UNSYIAH DARUSSALAM) (Muhammad Syauqi, 2018)