Telah dilakukan penelitian tentang hubungan panjang-berat dan faktor kondisi ikan yang ditemukan di muara kuala gigeng. tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pola pertumbuhan dan faktor kondisi dari ikan belanak (mugil cephalus), seriding (ambassis koopsii) dan petek (leiognathus fasciatus). pengambilan sampel dilakukan sebanyak delapan kali pada bulan juli 2011 dengan menggunakan jaring insang dan jala hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan belanak (m. cephalus) dan seriding (a. koopsii) memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif. sementara petek (l. fasciatus) memiliki pola pertumbuhan allometrik positif. selain itu, faktor kondisi berat relatif lebih tinggi dari 100. dan faktor kondisi fulton ketiga jenis ikan tidak berbeda nyata. kondisi muara kuala gigeng mengindikasikan secara relatif dalam keadaan baik clan mendukung pertumbuhan ikan. kata kunci: allometrik, faktor kondisi fulton, berat relatif ikan, morfologi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PANJANG-BERAT DAN FAKTOR KONDISI LKAN BELANAK (MUGIL CEPHALUS), SERIDING (AMBASSIS KOOPSI) DAN PETEK (LEIOGNATHUSFASCIATUS) DI PERAIRAN KUALA GIGENG KABUPATEN ACEH BESAR PROVINSI ACEH. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2012
Baca Juga : KAJIAN HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) DAN IKAN BELANAK (MUGIL CEPHALUS) YANG TERTANGKAP DI SUNGAI MATANG GURU, KECAMATAN MADAT, KABUPATEN ACEH TIMUR (Zainal Muttaqin, 2016)
Abstract
Baca Juga : ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI POTENSIAL PROBIOTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN BELANAK (Cut Putri Fhatalina, 2021)