Penelitian mengenai "pengaruh kombinasi naphtalene acetic acid (naa) dan benzyl aminopurine (bap) terhadap pembentukan kalus tumbuhan sernai (wedelia biflora (l.) dc.)" telah dilaksanakan di laboratorium biologi sel dan molekuler jurusan biologi fmipa universitas syiah kuala darussalam, banda aceh sejak bulan juni 2008 hingga juni 2009. penetitian ini menggunakan rancangan acak kelompok subsampling yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dengan 3 blok dan 3 subsampling. konsentrasi naa adalah 1,0 mg/l, l,5 mg/l, dan 2,0 mg/l dan konsentrasi bap adalah 0,5 mg/l, l.0 mg/l, dan 1,5 mg/l. penelitian ini menggunakan 9 kombinasi naa dan bap tersebut, pengarnatan dilakukan setelah 3 minggu masa inkubasi. parameter yang diamati adalah waktu pembengkakan eksplan, waktu munculnya kalus dan berat basah akhir kalus. hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa kombinasi naa 1,5 mg/l + bap 1,5 mg/l memberikan basil terbaik terhadap waktu pembengkakan eksplan, kombinasi naa 1,0 mg/l + bap 0,5 mg/l memberikan hasil terbaik terhadap waktu munculnya kalus, dan kombinasi naa 1,0 mg/l + bap 1,5 mg/l memberikan hasil terbaik terhadap berat basah akhir kalus. kata kunci : sernai (wedelia biflora (l) dc.), kalus, naa dan bap
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KOMBINASI NAPHTALENE ACETIC ACID (NAA) DAN BENZYL AMINOPURINE (BAP) PADA PERTUMBUHAN KALUS TUMBUHAN SERNAI (WEDELIA BIFLORA (L.) DC.). Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2009
Baca Juga : PENGARUH KOMPOSISI 2,4-D DAN BAP TERHADAP PEMBENTUKAN KALUS EKSPLAN PUCUK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) SECARA IN VITRO DENGAN PEMOTONGAN HORIZONTAL (Raudhatul Muna, 2020)
Abstract
Baca Juga : POTENSI INFUSA BATANG SERNAI (WEDELIA BIFLORA) SEBAGAI ANALGESIK PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) (WIDYA HANIFA, 2017)