Perkuatan struktur diperlukan terhadap bangunan yang mengalami penurunan daya layan, kejadian alam tak terduga seperti gempa dan kurangnya perawatan. untuk mengatasi hal tersebut maka dibutuhkan suatu metode perkuatan untuk meningkatkan mutu beton dan daktilitasnya dalam menahan beban gempa. fiber reinforced polymer (frp) merupakan material yang umum digunakan untuk perkuatan struktur beton. penggunaan material frp memerlukan biaya yang relatif mahal dan proses produksi yang tidak ramah lingkungan, sehingga diperlukan suatu alternatif penggunaan material frp berbahan alami yang bersifat ramah lingkungan dan relatif lebih murah untuk diaplikasikan. serat alami yang digunakan pada penelitian ini sebagai material penyusun komposit natural fiber reinforced polymer (nfrp) adalah serat abaka. terdapat dua jenis serat abaka, yaitu serat abaka tidak rapat (saae) dengan kerapatan seratnya 0,7 mm dan serat abaka rapat (sabe) dengan kerapatan seratnya 0,55 mm. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kuat tekan beton dan mode kegagalan pada beton terkekang nfrp serat abaka. pengujian dilakukan dengan memberikan beban tekan pada beton yang dikekang nfrp dengan tiga variasi jumlah lapisan, yaitu satu lapis, dua lapis, dan tiga lapis. benda uji yang digunakan berbentuk silinder berukuran (150 x 300) mm dengan mutu beton rencana adalah 25 mpa. metode pengekangan eksternal nfrp yang digunakan adalah dengan cara membungkus melingkari seluruh beton sehingga membuat beton tertutup rapat dari bawah ke atas dengan bantuan perekat. hasil penelitian menunjukkan penggunaan nfrp serat abaka yang efektif adalah saae-lp3 dengan persentase peningkatan kuat tekan maksimum beton terkekang sebesar 34,73% dan sabe-lp3 sebesar 37,00%. mode kegagalan yang terjadi yaitu benda uji terkekang nfrp mengalami kehancuran yang terjadi secara tiba-tiba dengan kecenderungan pecah secara vertikal.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENINGKATAN KUAT TEKAN BETON YANG TERKEKANG SECARA SEMPURNA DENGAN EKSTERNAL NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) SERAT ABAKA. Banda Aceh Program Studi Magister Teknik Sipil,2022
Baca Juga : KAPASITAS GESER MURNI BETON DENGAN PERKUATAN MENGGUNAKAN NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) SERAT ABAKA RN(STUDI KASUS : PENERAPAN NFRP SERAT ABAKA DENGAN ARAH SERAT DIAGONAL) (Tasya Shalli Nabella, 2024)
Abstract
Structural strengthening is needed for building that experience a decrease in serviceability, unexpected natural events such as earthquakes and lack of maintenance. To overcome this, a strengthening method is needed to improve the quality of concrete and its ductility to withstand earthquake loads. Fiber Reinforced Polymer (FRP) is a commonly used material for strengthening concrete structures. The use of FRP material requires a relatively expensive cost and a production process that is not environmentally friendly, so we need an alternative to using natural FRP materials that are environmentally friendly and relatively cheaper to apply. The natural fiber used in this study as a composite material for Natural Fiber Reinforced Polymer (NFRP) is abaca fiber. Abaca fiber consists of two types, namely non-tense abaca fiber (SAAE) with a fiber density of 0.7 mm and dense abaca fiber (SABE) with a fiber density of 0.55 mm. This study aims to determine the increase in the compressive strength of concrete and the failure mode in abaca fiber NFRP confined concrete. The test is carried out by applying a compressive load to the NFRP-contained concrete with three variations in the number of plies, namely one ply, two plies, and three plies. The test object used is in the form of a cylinder measuring (150 x 300) mm with a design concrete quality of 25 MPa. The NFRP external restraint method used is by wrapping around the entire concrete so as to make the concrete tightly sealed from bottom to top with the help of adhesive. The results showed that the effective use of abaca fiber NFRP was SAAE-LP3 with a percentage increase in the compressive strength of confined concrete by 34.73% and SABE-LP3 by 37.00%. The failure mode that occurs is that the NFRP restrained test object experiences sudden destruction with a tendency to break vertically.
Baca Juga : KAPASITAS KUAT LENTUR BETON DENGAN PERKUATAN EKSTERNAL NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) BERBAHAN SERAT ABAKA RAJUT TIDAK RAPAT (MUHAMMAD SHARHAN ARMIA, 2022)