Penelitian tentang produksi serasah mangrove telah dilakukan di desa lamreh (stasiun 1) dan di desa ladong (stasiun 2) kecamatan mesjid raya aceh besar pada bulan juli-agustus 2011. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya produksi serasah dan mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi serasah di kedua stasiun. penelitian ini menggunakan metode pengukuran produksi serasah dengan memakai litter trap di kedua stasiun yang di pasangkan di bawah pohon mangrove sebanyak 18 buah. metode transek berplot digunakan untuk pengukuran vegetasi mangrove. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah produksi serasah mangrove di stasiun 1 rata-rata 2,46 g/m2/hari. stasiun 2 memiliki jumlah produksi serasah rata-rata 2,41 g/m2/hari. berat rata- rata produksi serasah mangrove terbanyak ill kedua stasiun didominasi oleh jenis sonneratia alba sebesar 1,35 g/m2/hari dan 0,86 g/m2/hari. perbedaan ini disebabkan oleh beberapa faktor,diantaranya komponen serasah, kerapatan vegetasi mangrove, luas penutupan dan kadar salinitas serta faktor lingkungan. stasiun 1 rnemiliki nilai kerapatan pohon sebesar 36 ind/l00m2 dan memiliki nilai luas penutupan pohon sebesar 26,63 cm2/100m2 serta memiliki jumlah kadar salinitas rata-rata 3,39960. stasiun 2 memiliki nilai kerapatan pohon sebesar 16 ind/l00m2 dan memiliki nilai luas penutupan pohon 5,46 ind/100m2 serta memiliki jumlah kadar salinitas rata-rata 33960. kata kunci : produksi serasah, mangrove, litter trap (penampung serasah).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PRODUKSI SERASAH MANGROVE DI DESA LAMREH DAN DESA LADONG KECAMATAN MESJID RAYA ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2012
Baca Juga : KEANEKARAGAMAN MOLLUSKA DI KAWASAN PANTAI LHOK MEE DESA LAMREH KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Malayati, 2022)
Abstract
Baca Juga : SEBARAN SPESIES MANGROVE DI DAERAH PESISIR PANTAI LADONG KECAMATAN MESJID RAYA, RNKABUPATEN ACEH BESAR (PUTRI MUNIRA, 2025)