Peningkatan jumlah penduduk yang kian pesat menuntut adanya pemenuhan kebutuhan pangan yang besar serta meningkatnya pemanfaatan lahan dan air untuk pertanian dimasa mendatang. tidak hanya masalah kependudukan, perubahan iklim yang tidak menentu menjadi kendala bagi pertanian lahan terbuka. permasalahan ini yang kemudian mendorong manusia untuk menemukan dan mengembangkan suatu teknologi tepat guna dalam pemanfaatan lahan dan air yang tersedia sebaik mungkin tanpa mengurangi produktivitas tanaman. salah satu teknologi yang dikembangkan adalah hidroponik. hidroponik merupakan salah satu cara bercocok tanam menggunakan media lain selain tanah. hidroponik (latin: hydro=air, ponos = kerja) adalah suatu metode bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan dengan menggunakan larutan mineral bernutrisi atau bahan lainnya yang mengandung unsur hara seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan batu bata, serbuk kayu, dan lain-lain sebagai pengganti media tanah jenis hidroponik dalam penelitian ini adalah floating raft hidroponic yaitu hidroponik rakit apung dimana menanam pada suatu rakit yang mengapung diatas permukaan air yang akarnya menjuntai kedalam air. penelitian ini bertujuan melihat pertumbuhan tanaman bayam (amaranthus tricolor) pada berbagai taraf konsentrasi larutan. penelitian ini dilakukan di dalam rumah kaca universitas syiah kuala fakultas pertanian, tanaman yang digunakan adalah tanaman bayam (amaranthus tricolor) yang ditanam didalam styrofoam sebagai wadah media tanam. penelitian menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap nonfaktorial (ral). parameter penelitian yang di uji yaitu konsentrasi pada larutan bernutrisi. pengukuran konsentrasi larutan dilakukan dengan menggunakan ec meter. pada penelitian ini, terdapat 3 perlakuan dengan 5 kali pengulangan di setiap perlakuan sehingga terdapat i5 satuan percobaan. setiap unit percobaan diwakili oleh tanaman bayam, sehingga dibutuhkan i5 tanaman bayam. dari hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil pada setiap perlakuan konsentrasi larutan. rerata berat basah tanaman pada perlakuan cl (1000 ppm) adalah 0 g, perlakuan c2 (3000 ppm) adalah 73,33 g, perlakuan c3 (5000 ppm) adalah 121 g. perlakuan c4 (7000 ppm) adalah 139,33 g dan perlakuan c5 (90000 ppm) adalah 261,33 g.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK FERTIMIX PADA SISTEM HIDROPONIKTERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM (AMARANTHUS TRICOLOR). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2010
Baca Juga : PENGARUH DURASI AERATOR DAN KONSENTRASI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (AMARANTHUS TRICOLOR) SECARA HIDROPONIK RAKIT APUNG (ANNISA FADLINA, 2023)
Abstract
Baca Juga : PROSES PRODUKSI SPINACH ICE CREAM BERBAHAN BAKU SAYUR BAYAM HIJAU DI KOTA BANDA ACEH (Feri Aplizar, 2026)