Masyarakat peukan bada pada umumnya berprofesi sebagai nelayan dan menggunakan kapal kayu. sektor perikanan tangkap di wilayah peukan bada saat ini masih berskala kecil. hal tersebut dilihat dari dari jenis alat tangkap yang digunakan oleh kapal-kapal yang beroperasi di perairan peukan bada. permasalahannya adalah industri galangan kapal yang ada di peukan bada saat ini belum berkembang sesuai dengan tantangan yang dihadapi. sehingga perlu adanya pengembangan galangan kapal perikanan di daerah tersebut. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui parameteryang perlu diperhatikan dalam proses pengembangan galangan.metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dan wawancara menggunakan kuisioner. survei yang dilakukan yaitu dengan mengamati secara langsung kondisi serta mengkaji faktor-faktor yang berkaitan dengan pengembangan galangan kapal perikanan di kecamatan peukan bada, aceh besar. data yang diperlukan untuk mendukung metode penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. pengumpulan data primer tersebut diperoleh dari pengamatan langsung terhadap berbagai aktivitas yang dilakukan di galangan kapal peukan bada dan wawancara yang menggunakan kuisioner. data sekunder diperoleh dari literatur, jurnal, dan buku. analisa data yang digunakan adalah analisis fishbone hasil dari penelitian ini adalah industri galangan kapal ini memiliki perkembangan yang masih jauh ditinjau dari aspek kapasitas, potensi, kebutuhan serta perlu adanya pengembangan dari parameter lahan, sdm, mesin, material, metode atau cara kerja, alur pelayaran dan kapasitas produksi. kata kunci:nelayan, galangan kapal, fishbone, sdm, material, potensi, peukan bada
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI PENGEMBANGAN GALANGAN KAPAL PERIKANAN DI KECAMATAN PEUKAN BADA ACEH BESAR DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS FISHBONE. Banda Aceh Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan,2022
Baca Juga : STUDI PENGEMBANGAN INDUSTRI GALANGAN KAPAL RNDI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA RNACEH (Rizwan, 2023)
Abstract
The people of Peukan Bada generally work as fishermen. The boats used by the people of Peukan Bada are generally made of wood. The capture fisheries sector in the Peukan Bada area is currently still on a small scale. This can be seen from the type of fishing gear used by ships operating in the waters of Peukan Bada. The problem is that the shipbuilding industry in Peukan Bada currently has not developed in accordance with the challenges it faces. So it is necessary to develop a fishing shipyard in the area. The purpose of this research is to find out what parameters need to be considered in the development process. The method of data collection used in this research is the survey method. The survey that will be carried out is by directly observing the conditions and examining factors related to fishing shipyards, the data needed to support this research method is primary data. The primary data was obtained from direct observation of various activities carried out in the shipyard and the results of interviews obtained from workers in the shipyard. Analysis of the data used is fishbone analysis. The results of this research are the shipbuilding industry has a development that is still far from the capacity, potential, needs and the need for development of land parameters, human resources, machines, materials, methods or work methods, shipping lines and production capacity. Keywords: Fisherman, Shipyard, Fishing bone, HR, Material, Potency, Peukan Bada
Baca Juga : ANALISIS BIAYA PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN KONSTRUKSI KAYU 30 GT DI DAERAH LAMPULO KOTA BANDA ACEH (Rachmat Aulia, 2024)