Hidayati. "pengaruh stadia kemasakan dan perlakuan benih terhadap viabilitas benih lamtoro gung (leucaena leucacephala)" di bawah bimbingan mariani nasution, sebagai ketua dan syafruddin sebagai anggota. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stadia kemasakan dan perlakuan benih yang sesuai serta interaksi antara keduanya terhadap viabilitas benih lamtoro gung penelitian ini dilaksanakan di laboratorium ilmu dan teknologi benih fakultas pertanian universitas syiah kuala banda aceh. penelitian dilaksanakan dari bulan juni sampai agustus 2004. rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (ral) pola faktorial dengan tiga ulangan. faktor yang diteliti adalah faktor stadia kemasakan yang terdiri atas tiga taraf yaitu buah yang bewarna coklat muda, cokjat dan coklat tua. faktor perlakuan benih yang terdiri atas empat taraf yaitu kontrol, perendaman hs0, pekat, skarifikasi, perendaman 2 x 24 jam dengan air parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah viabilitas meliputi potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh. hasil penelitian menunjukan bahwa stadia kemasakan, perlakuan benih, dan interaksi berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh. perlakuan yang terbaik dijumpai pada stadia kemasakan buah berwama coklat tua dengan perendaman 2x24 jam dengan air dan kombinasi perlakuan terbaik dijumpai pada stadia kemasakan buah berwarna coklat dengan perlakuan benih yang diskarifikasi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH STADIA KEMASAKAN DAN PERLAKUAN BENIH TERHADAP VIABILITAS BENIH LAMTORO GUNG (LEUCAENA LEUCACEPHAL). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2005
Baca Juga : PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN DAN PERIODE SIMPAN BENIH CENGKEH (EUGENIA AROMATICA BAILL) TERHADAP VIABILITAS BENIH (Isna Safrida, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN CARA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Syahril. AS, 2024)