Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang putih (allium sativunn terhadap kandungan butir glikogen hati tikus (rattus wistar) yang telah diinduksi aloksan. pelaksanaannya dari bulan mei 2006 sampai bulan januari 2007. diabetik dibuat dengan memberikan aloksan 7s mg/kg bb (berat badan) dan sebagai pencegah hiperglikemia diberikan ekstrak bawang putih dengan berbagai dosis. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri alas lima perlakuan dan rnasing-masing perlakuan diulang lima kali. perlakuan a diberi akuades dan naci fisiologis, perlakuan b diberi aloksan 75 mg/kg bb dan perlakuan c, d dan e diberi aloksan 75 mg/kg bb dan ditambah ekstrak bawang putih masing-masing dengan dosis 25 rng/kg bb, 50 mg/kg bb dan 100 mg/kg bb. volume ekstrak bawang putih yang diberikan sebanyak 0,1 ml/10g bb dan volume aloksan yang diberikan sebanyak 0,02 ml/l0g bb. parameter yang diamati pada penelitian ini adalah kandungan butir glikogen yang terdapat pada sel hati tikus. data yang dlperoleh dianalisis dengan menggunakan anajisis varian dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda duncan. hasil penelitian ini memperlihatkan pengaruh yang sangat nyata terhadap kandungan butir glikogen sel hati tikus. semakin tinggi dosis ekstrak bawang putih yang diberikan, maka semakin meningkat kandungan butir glikogen sel hati tikus yang diinduksi aloksan. kata kunci : ekstrak bawang putih, glikogen, aloksan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP KANDUNGAN BUTIR GLIKOGEN HATI TIKUS (RATTUS WISTAR) YANG DIINDUKSI ALOKSAN. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2007
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN TEH KOMBUCHA (FUNGUS JAPONICUS) TERHADAP KANDUNGAN BUTIR GLICOGEN HATI TIKUS (RATTUS WISTAR) YANG DIINDUKSI ALOKSAN (Qurratu Aini, 2022)