Telah dilakukan penelitian tentang isolasi dan karakterisasi senyawa metabolit sekunder ekstrak n-heksana daun allamanda cathartica. ekstraksi daun a. cathartica dengan metanol menghasilkan ekstrak metanol 277,6 g (13,88 %). ekstrak metanol dipartisi dengan petroleum eter menghasilkan ekstrak metanol bebas klorofil sebanyak 150,8 g (54,32 %). ekstrak metanol bebas klorofil dipartisi dengan n-heksana menghasilkan ekstrak n-heksana sebanyak 25,3 g (16,78 %). uji titokimia terhadap ekstrak n-heksana menunjukkan terdapat senyawa metabolit sekunder alkaloid, fenol, flavonoid, terpenoid, steroid dan kuinon. ekstrak n-heksana sebanyak 109 dipisahkan dengan kromatografi cair vakum dengan eluen n-heksana : etil asetat : metanol (elusi gradien) menghasilkan 8 fraksi gabungan (fraksi a-h). hasil uji fitokimia masing-rnasing fraksi mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, fenol, flavonoid, terpenoid, steroid dan kuinon, tetapi yang paling dominan adalah terpenoid dan fenol. fraksi 0 sebanyak 1,5 g dikromatografi gravitasi dengan eluen n-heksana : etil asetat (elusi gradien) menghasilkan 19 fraksi gabungan (fraksi a-s). selanjutnya fraksi 0 (gabungan dari 571-620) direkromatografi sebanyak 0,21 g. hasil karakterisasi dengan spektroskopi ft -ir dan kg-sm diduga senyawa metabolit sekunder penyusun ekstrak n-heksana adalah sikloartenil aldehid dan trikosan. kata kunci : allamanda cathartica, metabolit sekunder,ekstrak n-heksana, sikloartenil aldehid dan trikosan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK N-HEKSANA DAUN ALLAMANDA CATHARTICA. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2007
Baca Juga : UJI AKTIVITAS PESTISIDA EKSTRAK TUMBUHAN FAMILI APOCYNACEAE TERHADAP KEONG MAS (POMACEAE CANALICULATA) (Nazariah, 2022)