Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan beberapa macam sabun antiseptik dalam menghambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus dan eschericia coli. metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok sub sampling dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu: sabun antiseptik a, b, c, d, fenol 2%, serta akuades. kelompok terdiri dari bakteri s. aureus dan e. coli. uji hambat dilakukan dengan metode kirby-bauer. parameter yang diamati adalah diameter zona hambat pertumbuhan s. aureus dan e. coli. data dianalisis menggunakan analisis varian (ana va) dilanjutkan dengan uji jarak ganda duncan (ujgd). hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan besar zona hambat yang terbentuk dari kedua bakteri. hasil uji zona hambat suspensi sabun antiseptik terhadap bakteri s. aureus memiliki rata-rata diameter yang lebih besar dibandingkan bakteri e. coli. sabun a, b, c dan d dengan konsentrasi 50% terhadap kedua bakteri masing-masing memiliki rata-rata diameter 25,16 mm, 15,6 mm, 11,5 mm dan 9,83 rom sedangkan fenol 15,0 mm, hasil ini menunjukkan bahwa sabun a, b dan c memiliki kemampuan yang setara dengan daya hambat feno12%. berdasarkan uji jarak ganda duncan (ujgo) ditemukan perbedaan daya hambat yang nyata antara bakteri s. aureus dan e. coli serta perbedaan yang sangat nyata pada perlakuan sabun dan fenol (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEMAMPUAN DAYA HAMBAT BEBERAPA MACAM SABUN ANTISEPTIK TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2010
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BONGGOL NANAS (ANANAS COMOSUS (L.) MERR) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI (Syahla Mielda Nabila, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN MINT (MENTHA PIPERITA L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI (Syifa Ghazalah Erman, 2024)