Penelitian studi etnobotani dan kekerabatan tumbuhan jeruk marga citrus di kawasan alur mancang ekosistem seulawah ini telah dilakukan dari bulan juni hingga november 20 l 0. penelitian ini bertujuan memberikan informasi pemanfaatan dan kekerabatan tumbuhan jeruk yang ada di kawasan alur mancang. data etnobotani diambil menggunakan metode pra sedangkan data kekerabatan diambil secara observasi langsung. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan jenis citrus di kawasan alur mancang yaitu citrus aurantifolia, c. hystrix, c. limun, c. microcarpa, c. maxima, c. renda, c. celebica, dan c. sinensis. jenis-jenis jeruk tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai obat-obatan, penambah cita rasa, penambah aroma, penghilang bau amis pada ikan, kecantikan, konsumsi sebagai buah segar, adat-istiadat, pendapatan, dan tanaman hias. dendogram kekerabatan menunjuk.kan c. aurantifolia dan c microcarpa mempunyai kekerabatan yang paling dekat yaitu dengan jarak kemiripan 3,025 sedangkan c. renda mempunyai kekerabatan yang jauh dari jeruk lainnya. kata kunci: citrus, etnobotani, kekerabatan, karakter morfologi dan anatomi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI ETNOBOTANI DAN KEKERABATAN TUMBUHAN JERUK MARGA CITRUS DI KAWASAN ALUR MANCANG EKOSISTEM SEULAWAH. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2010
Baca Juga : POTENSI TUMBUHAN OBAT DI KAWASAN ALUR MANCANG EKOSISTEM SEULAWAH, PROVINSI ACEH (Febri Rulfira, 2022)
Abstract
Baca Juga : UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM DAN KONSENTRASI BUNUH MIMINUM PERASAN BUAH JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) TERHADAP CANDIDA ALBICANS (hidayat hadiansyah, 2023)