Penelitian tentang analisis struktur bawah permukaan pada kawasan rencana pembangunan di baitussalam dan mesjid raya, aceh besar dilakukan untuk mengidentifikasi litologi bawah permukaan menggunakan metode seismik refraksi. penelitian dilakukan menggunakan alat seismograph pasi 16s-24p dengan 4 lintasan. panjang lintasan pengukuran 1 dan 2 230 m dan spasi 10 m, lintasan 3 dan 4 69 m dan spasi 3 m. pengolahan data cepat rambat gelombang p dilakukan menggunakan software zondst2d dan menghasilkan model penampang 2d. hasil penelitian dan interpretasi menunjukkan ada 3 kelompok batuan pada lapisan bawah permukaan. lintasan pertama, lempung pasiran, lempung dan batupasir memiliki nilai kecepatan gelombang 0,4–3,0 km/s. lintasan kedua, lempung pasiran, tufa, dan andesit memiliki nilai kecepatan gelombang 1,0–4,0 km/s. lintasan ketiga dan keempat, lempung pasiran, lempung, dan batupasir memiliki nilai kecepatan gelombang 0,2–2,0 km/s. berdasarkan profil bawah permukaan dan data hasil pengukuran, lintasan bk 2 dan bk 3 sangat sesuai digunakan untuk membangun infrastruktur bertingkat tinggi, sedangkan untuk lintasan bk 1 dan bk 4 tidak sesuai dibangun infrastruktur bertingkat tinggi, sehingga diperlukan perlakuan khusus dalam pembangunan, informasi ini dapat digunakan untuk rujukan dalam pembangunan kedepannya. kata kunci: seismik refraksi, litologi bawah permukaan, aceh besar
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI LITOLOGI MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI UNTUK RENCANA PEMBANGUNAN DI KAWASAN BAITUSSALAM DAN MESJID RAYA, ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Teknik,2022
Baca Juga : IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN PADA AREA PEMBANGUNAN JEMBATAN KRUENG KALENG, SABET, ACEH JAYA MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DAN METODE GEOLISTRIK (Intan Maullida, 2016)
Abstract
Research on the analysis of subsurface structures in the planned development area in Baitussalam and Mesjid Raya, Aceh Besar was conducted to identify subsurface lithology by using the refrection seismic method. The research was conducted by using a PASI 16S-24P seismograph with 4 line. The length of the measuring line 1 and 2 were 230 m and a space of 10 m. Line 3 and 4 were 69 m and a space of 3 m. P wave propagation data processing was performed by using ZondST2D software, and it produced a 2D cross section model. The result and interpretation of the research showed that there were 3 groups of rock in the subsurface layer. The first line, Sandy clay, Clays and Sandstone had a wave velocity values of 0,4-3,0 km/s. The second line, Sandy clay, Tuff and Andesite had a wave velocity values of 1,0-4,0 km/s. The third and fourth line, Top soil, Sandy clay, Clay and Sandstone had a wave velocity of 0,2-2,0 km/s. Based on the subsurface profile and measurement data, The line BK 2 and line BK 3 are very suitable to be used to build high rise building, while the BK 1 and BK 4 tracks are not suitable for high rise building, so special treatment is needed in development, this information can be used as a reference in future development. Keyword: Seismic refraction, Subsurface lithology, Aceh Besar