meilia santi. 1705108010008. kajian karakteristik dan klasifikasi tanah di areal yang belum dan sudah ditanami nilam di desa teungoh geunteut lhoong aceh besar. di bawah bimbingan teti arabia dan zainabun. ringkasan tanah adalah kumpulan benda-benda alam yang menempati sebagian besar permukaan bumi yang memiliki sifat bervariasi, yaitu terdiri dari sifat fisika, kimia dan biologi. rata-rata jenis tanaman nilam sebaiknya ditanam dijenis tanah aluvial, regosol, atau latosol untuk menghasilkan minyak yang baik dengan kemasaman tanah ph 5,5 - 7 ubtuk pertumbuhan yang maksimal. ada tiga jenis varietas nilam di aceh yaitu varietas nilam tapaktuan, lhokseumawe dan sidikalang. teungoh geunteut merupakan sebuah desa yang berada di kecamatan lhoong kabupaten aceh besar dimana daerah tersebut merupakan daerah yang dekat dengan gunung sehingga kurang cocok ditanami tanaman nilam dikarenakan memiliki kelerengan < 25%. tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui karakteristik dan klasifikasi tanah di areal yang belum dan sudah ditanami nilam di desa teungoh geunteut lhoong aceh besar. penelitian ini dilaksanakan di areal yang belum dan sudah ditanami nilam di desa teungoh geunteut lhoong aceh besar. analisis sifat fisika dan kimia tanah dilakukan di laboratorium fisika tanah dan laboratorium kimia tanah fakultas pertanian universitas syiah kuala, serta laboratorium balai pengkajian teknologi pertanian aceh. penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan terhitung dari bulan september - desember 2021. hasil penelitian menunjukkan karakteristik morfologi dan klasifikasi tanah pada lahan yang belum ditanami nilam: epipedon okrik dengan ketebalan 27 cm dan mempunyai value ≥ 3 (4), chroma ≥ 3 (6), kandungan c-organik < 0,6% (0,48%), kejenuhan basa < 50% (27,14%), horizon penciri bawah yang dijumpai kambik karena memiliki tekstur pasir sangat halus dan tanah tidak keras, ketebalan horizon lebih dari 15 cm (27 cm), horizon tidak mengalami kondisi aquik dan memiliki kandungan % liat yang lebih besar dari horizon yang berada di atas maupun di bawahnya. ordo dikategorikan inceptisol, subordo dikategorikan udept karena memiliki regim kelembaban tanah udik, yaitu dijumpai pada daerah dengan curah hujan merata dan cukup sepanjang tahun, penampang kontrol kelembaban tanah tidak kering selama 90 hari kumulatif dalam tahun-tahun normal, great group dystrudept karena memiliki kb < 50% (27,14%), dan subgrup fluvaquentic dystrudept karena memiliki lereng kurang dari 25% (8%) dan penurunan karbon organik secara tidak teratur (0,48; 0,48; 0,32; 0,66%). karakteristik morfologi dan klasifikasi tanah pada lahan yang sudah ditanami nilam: epipedon okrik dengan ketebalan < 18 cm (15 cm) dan mempunyai value ≥ 3 (3), chroma ≥ 3 (4), kandungan c-organik < 0,6% (0,50%), kejenuhan basa < 50% (6,79%), horizon penciri bawah yang dijumpai kambik. ordo dikategorikan inceptisol, subordo dikategorikan udept, great group dystrudept karena memiliki kb < 50% (6,79%), dan subgrup fluvaquentic dystrudept karena memiliki lereng kurang dari 25% (18%) dan penurunan karbon organik secara tidak teratur (0,50; 0,58; 0,74; 0,08; 0,50%).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN KARAKTERISTIK DAN KLASIFIKASI TANAH DI AREAL YANGRNBELUM DAN SUDAH DITANAMI NILAM DI DESA TEUNGOH GEUNTEUTRNLHOONG ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2022
Baca Juga : KARAKTERISTIK DAN KLASIFIKASI TANAH BERPASIR DI DESA PAYA KECAMATAN SUKAJAYA SABANG DAN DESA ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH (MUSTAFA AL BAKRI, 2016)
Abstract
--
Baca Juga : KLASIFIKASI NILAM VARIETAS LHOKSEUMAWE ANTARA RESISTEN DAN TERPAPAR JAMUR SYNCHYTRIUM POGOSTEMONIS MENGGUNAKAN METODE NIR DAN KEMOMETRI (MIFTAHUL JANNAH, 2024)