Telah dilakukan penelitian studi baji garam ke daerah aliran sungai (das) krueng aceh berdasarkan bioindikator pesisir pada awal juni hingga akhir agustus 2010. penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan informasi tentang seberapa jauh baji garam terjadi di sepanjang das krueng aceh. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif dan wawancara. pengambilan data dilakukan pada saat pasang dan surut untuk melihat sejauh mana keberadaan baji garam di das krueng aceh menggunakan bantuan boat thep-thep dengan jarak. masing-rnasing stasiun adalah 500 meter. pengambilan sampel air dilakukan selama tiga hari yaitu, tanggal 1, 2 dan 4 agustus 20] 0 menggunakan alat botol nansen dan salinitas diukur menggunakan salinometer dengan tiga kali pengulangan di setiap stasiunnya. survei deskriptif diiakukan terhadap bioindikator pesisir khusus tumbuhan di sepanjang das krueng aceh. data nekton didapatkan dengan melakukan interview. hasil peoelitian r,nenunjukkan keberadaan baji garam di perairan krueng aceh sangat ditentukan oleh pasang dan surut. pad a saat pasang, baji garam dapat rnencapai hulu sungai lebih jauh dibandingkan pada saat surut. pada saat pasang tanggal 1 agustus 2010, keberadaan baji garam dapat rnencapai stasiun xi dengan salinitas 9,5 ppt sedangkan pada saat surut di stasiun yang sarna salinitas 1,5 ppt. sedangkan pada tanggal 2 di stasiun xi 9,2 ppt pada saat surut dan 2 ppt pada saat pasang. pada tanggal 4 agustus 2010 dengan kondisi surut di stasiun xi didapatkan salin itas sebesar 1 ppt dan 10 ppt untuk kondisi pasaug. kata kunci : baji garam, pasang surut, salinitas, bioindikator.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI BAJI GARAM KE DAERAH ALLRAN SUNGAI (DAS) KRUENG ACEH BERDASARKANRNBIOINDLKATOR PESISIR. Banda Aceh Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan,2010
Baca Juga : STUDI PERENCANAAN PENGATURAN SUNGAI KRUENG JANTHO DENGAN GROUNDSILL (MARINI BRAVIKAWATI, 2019)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS BANJIR SUNGAI KRUENG PIRAK, KABUPATEN ACEH UTARA (AFRIAL NANDA POETRA, 2022)