Beberapa kejadian gempa bumi dapat mengakibatkan kerusakan terhadap bangunan. bangunan yang rusak dapat berdampak kerugian dan bahkan menimbulkan korban jiwa. bangunan puskesmas menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang paling banyak diakses oleh masyarakat. maka dari itu, pentingnya perencanaan bangunan puskesmas yang baik dan aman terhadap gempa dengan mengetahui probabilitas kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. pada penelitian ini bertujuan untuk membangun kurva kerapuhan (fragility curve) dengan menggunakan pendekatan fragility capacity spectrum assessment (fracas) yang pertama kali dikenalkan oleh (tiziana rossetto et al. 2016). pendekatan ini, mengadopsi struktur sigle digree of freedom (sdof) dalam penilaian spektrum kapasitas dengan mendapatkan kinerja bangunan dari pertimbangan 8 rekaman gempa dalam analisis. penelitian ini diawali dengan dilakukannya rapid visual survey (rvs) terhadap 11 puskesmas di kota banda aceh untuk mendapatkan bangunan tipikal. bangunan tipikal dianalisis untuk mendapatkan kurva kapasitas melalui analisis pushover menggunakan sap2000. sebagai studi perbandingan, digunakan 2 model terhadap struktur yaitu model sendi plastis yang merujuk pada standar asce 41 17, dan model elemen fiber. hasil yang didapatkan berupa kurva kapasitas dan kurva kerapuhan. kurva kerapuhan menunjukkan bahwa bangunan tipikal puskesmas di kota banda aceh yang memiliki pga 0,6 g, kerusakan ringan memiliki nilai probabilitas sebesar 100%, kerusakan sedang pada nilai probabilitas 100%, serta kerusakan berat dengan nilai probabilitas kerusakan 87,9%. sehingga manfaat dari penelitian ini memberikan informasi kapasitas bangunan dan upaya mitigasi akibat dari kerusakan tersebut. kata kunci: kurva kerapuhan (fragility curve), fragility through capacity spectrum assessment (fracas), single degree of freedom (sdof), rapid visual survey (rvs), spektrum kapasitas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI PROBABILITAS KERUSAKAN BANGUNAN TIPIKAL PUSKESMAS DI KOTA BANDA ACEH AKIBAT GEMPA DENGAN PENDEKATAN FRAGILITY THROUGH CAPACITY SPECTRUM ASSESSMENT (FRACAS). Banda Aceh Fakultas Teknik,2022
Baca Juga : ANALISIS KERAPUHAN BANGUNAN TIPIKAL PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH TERHADAP TSUNAMI DENGAN PENDEKATAN NONLINEAR TIME HISTORY ANALYSIS (VIRA MAWADDAH, 2022)
Abstract
Some earthquake events can cause damage to buildings. Damaged buildings can cause losses and even cause fatalities. The public health center building is one of the most accessible health facilities by the community. Therefore, it is important to plan a good and safe The public health center building against earthquakes by knowing the probability of building damage due to the earthquake. This study aims to build a fragility curve using the FRAgility Capacity spectrum ASsessment (FRACAS) approach which was first introduced by (Tiziana Rossetto et al. 2016). This approach, adopts the structure of the Single Digree of Freedom (SDOF) in the capacity spectrum assessment by obtaining building performance from the consideration of 8 ground motion records in the analysis. This research was initiated by conducting a Rapid Visual Survey (RVS) on 11 public health centers in Banda Aceh City to obtain typical buildings. Typical buildings are analyzed to obtain a capacity curve through Pushover analysis using SAP2000. As a comparative study, 2 models of the structure were used, namely the plastic hinge model which refers to the ASCE 41 17 standard, and the fiber element model. The results obtained are in the form of a capacity curve and a fragility curve. The fragility curve shows that a typical public health center building in Banda Aceh City has a PGA of 0.6 g, slight damage has a probability value of 100%, moderate damage has a probability value of 100%, and extensive damage has a probability value of 87.9%. So that the benefit of this research is to provide information on building capacity and mitigation efforts due to the damage. Keywords: Fragility curve, FRAgility through Capacity spectrum Assessment (FRACAS), Single Degree of Freedom (SDOF), Rapid Visual Survey (RVS), capacity spectrum.
Baca Juga : PENILAIAN SEISMIK BANGUNAN TEMPAT TINGGAL AKIBAT GEMPA DI KABUPATEN PIDIE JAYA (Ishmah Amrina, 2020)