Bijih besi yang mengandung mineral magnetik merupakan bahan mentah yang tersedia cukup banyak di wilayah lndonesia khususnya di aceh, pemanfaatan bijih besi yang ada di aceh masih sangat kurang dan terbatas disebabkan minimnya pengetahuan dan penelitian di bidang tersebut. perlu dilakukan identifikasi mineral pada bijih besi dalam hal ini lokasi penambangan bijih besi di desa menggamat kecamatan kluet tengah kabupaten aceh selatan untuk mengatahui kandungan mineral yang dapat memberikan nilai tambah pada perekonomian daerah dan masyarakat aceh. dilakukan kajian awal dengan menggunakan xrd diperoleh informasi bahwa rasa utama yang dominan adalah fe2o3. kemudian dilanjutkan dengan uji xrf diketabui rasa fe203 memiliki jumlah persentasenya sebesar 85,31%, diikuti oleh senyawa sio2 (11,01%) dan konsentrasi yang paling rendah adalah sno2 sebesar 0,02%. kemudian, dari hasil uji sifat kemagnetan terhadap sarnpel bijih besi kecamatan kluet tengah diperoleh besaran magnetiknya yaitu megnetisasi saturasi (ms) sebesar 0,1 tesla, lalu magnetisasi sisa atau remanen (br) = 0,017 tesla, dan medan magnet balik atau koersivitas (he) = 12,39 ka/m. kata kunci : bijih besi, kluet tengah, sifat magnetik, identifikasi mineral.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTLFIKASI MINERAL DAN KARAKTERISASI SIFAT MAGNETIK PADA BATUAN BIJIH BESI DI KECAMATAN KLUET TENGAH, KABUPATEN ACEH SELATAN. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2013
Baca Juga : KARAKTERISTIK BIJIH BESI DI KAWASAN BABAHROT, ACEH BARAT DAYA (Cut Yasinta, 2013)
Abstract
Baca Juga : STUDI SEBARAN NILAI SUSEPTIBILITAS MAGNETIK PADA BATUAN DI LAPANGAN PANAS BUMI JABOI - SABANG (Soraya, 2022)