Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Salsabila Ashfa, KAJIAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN KERETA API PERKOTAAN KOTA BANDA ACEH TERKAIT KELANCARAN LALU LINTAS DAN PERKEMBANGAN KAWASAN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2022

Kereta api perkotaan merupakan inovasi baru di kota banda aceh yang direncanakan pembangunan awalnya oleh pemerintah provinsi aceh melalui dinas perhubungan aceh yang diharapkan akan mengurangi kebisingan dan kemacetan. dalam penelitian ini, untuk survei persepsi menggunakan metode principle component analysis (pca) dengan cara membagikan kuesioner kepada masyarakat sebanyak 100 jumlah sampel di sekitar kawasan rute 1 yang melayani arah bandar udara sultan iskandar muda - ulee lheue. tujuannya untuk mengetahui indikator-indikator yang penting bagi masyarakat terhadap rencana pembangunan kereta api perkotaan kota banda aceh. sedangkan, survei lalu lintas menggunakan pedoman kapasitas jalan indonesia (pkji) untuk mengetahui tingkat layanan jalan setelah melakukan pengurangan volume lalu lintas akibat kereta api. pengolahan data dari survei lalu lintas ini kemudian, volume lalu lintas ini di asumsikan pengurangan sebesar 5%, 10%, dan 15% berdasarkan pengalaman dari kota surabaya sebesar 10% dan kuala lumpur sebesar 11,04%. hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terkait rencana pembangunan kereta api perkotaan yaitu faktor ekonomi dan indikator yang penting bagi masyarakat yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat (0,912), konstruksinya akan menciptakan lapangan kerja (0,907), dan kehadirannya akan meningkatkan pariwisata (0,802). selain itu, pada survei lalu lintas hasil analisis menunjukkan dari 10 jalan, ada 3 jalan yang mengalami perubahan tingkat layanan jalan yaitu pada jalan dari arah lambaro, batoh, dan fly over lueng bata. kata kunci : kereta api, pengurangan volume lalu lintas, kelancaran lalu lintas, perkembangan kawasan, principle component analysis



Abstract

The urban train is an innovation in Banda Aceh City which was originally designed by the Aceh Provincial Government through the Aceh Transportation Service which is expected to reduce noise, pollution, and congestion. This study aims to determine the indicators that are important for the community toward the urban railway development plan in Banda Aceh City using the Principle Component Analysis (PCA) method related to traffic smoothness and regional development by distributing questionnaires to the community as many as 100 samples around the route area. 1 which serves the direction of Sultan Iskandar Muda Airport - Ulee Lheue. The results of the analysis show that the most influential factors related to the urban railway development plan are economic factors and indicators that are important for the community, namely improving the community's economy (0.912), its construction will create jobs (0.907), and its presence will increase tourism (0.802). In addition, in the traffic survey to determine the level of road service after reducing traffic volume due to trains. Data processing from this traffic survey uses Indonesian road capacity guidelines (PKJI). Then, this traffic volume is assumed to be reduced by 5%, 10%, and 15% based on the experience of the City of Surabaya by 10% and Kuala Lumpur by 11.04%. The results of the analysis show that from 10 roads, there are 3 roads that experienced changes in the level of road service, namely on the road from the Lambaro, Batoh, and Fly Over Lueng Bata directions. Key words : Train, traffic volume reduction, traffic fluency, regional development, Principle Component Analysis



    SERVICES DESK